IP Minimal di PKN STAN agar tidak DO

Tidak seperti di universitas lain yang bebas untuk mengambil SKS yang lebih banyak, di Politeknik Keuangan Negara STAN, pada setiap tingkat telah disusun kurikulum dan beban SKS yang harus kita selesaikan sesuai dengan jadwal yang telah ditentukan.

Jumlah beban SKS yang telah ditentukan per tingkat oleh lembaga adalah sebagai berikut.

D-I sebanyak 40-50 SKS

D-III sebanyak 110-120 SKS

D-IV sebanyak 144-188 SKS

Di PKN STAN diberlakukan sistem Drop Out apabila nilai tidak dapat mencapai nilai minimal IPK yang telah ditentukan. Namun ada pengecualian di tingkat III yang dapat mengulang sekali lagi di tahun ajaran berikutnya.

Syarat Kelulusan:

  1. Tidak boleh dapat nilai D pada MPK (Mata Kuliah Pengembangan Kepribadian), MPB (Mata Kuliah Perilaku Berkarya), MKB (Mata Kuliah Keahlian Berkarya)
  2. Tidak boleh lebih dari 2 Nilai D pada Mata Kuliah Keilmuan dan Keterampilan (MKK) dan MBB (Mata Kuliah Berkehidupan Bermasyarakat)
  3. Tidak boleh mendapat nilai E di semua mata kuliah
  4. Semester ganjil IP minimal 2,60
  5. Semester genap IPK minimal 2, 75

Selain masalah nilai, mahasiswa juga wajib untuk memperhatikan angka kehadiran kita di kelas. Angka kehadiran yang diwajibkan minimal 80% untuk setiap mata kuliah. Jika kehadiran kurang dari 80% maka secara otomatis tidak diperbolehkan mengikuti ujian di mata kuliah tersebut dengan kata lain kita akan di DO karena nilai mata kuliah tersebut menjadi menjadi E. Jadi jangan sekali-kali mencoba untuk membolos karena tidak sedikit mahasiswa yang di DO karena kehadirannya kurang dari 80 %.

Satu lagi peraturan yang tidak boleh dilupakan dan sudah mendarah daging di Politeknik Keuangan Negara STAN (PKN STAN) adalah tidak boleh mencontek. Baik saat ujian maupun saat mengerjakan tugas. Mahasiswa yang dulu di bangku sekolah sering mencontek, lebih baik tinggalkan saja kebiasaan buruk tersebut saat berkuliah di PKN STAN. Aturan ini bukan main-main belaka, tidak sedikit mahasiswa yang langsung di DO karena mencontek saat ujian berlangsung. Perlu tekad yang kuat agar tidak mencontek saat ujian, dan wajib laporkan jika ada teman yang mencontek dan dibiarkan/tidak diketahui pengawas lainnya.

Selama kuliah di PKN STAN tidak dipungut biaya kuliah, karena Negara membayarkan biaya kuliah tersebut melalui dana APBN. Di samping itu, selama kuliah mahasiswa dipinjami buku pegangan kuliah sesuai ketersediaan buku, dan diberikan uang saku untuk Praktik Kuliah Lapangan bagi yang kurikulumnya ada PKL.

Perkuliahan di PKN STAN mungkin terlihat cukup sulit, tapi bukan berarti mahasiswa tidak memiliki waktu luang untuk mengembangkan bakat, minat, dan hobi. Banyak sekali kegiatan UKM (Unit Kegiatan Mahasiswa) yang bisa diikuti. Melalui UKM mahasiswa dapat menyalurkan hobi di bidang musik, olahraga, keorganisasian, dan lain sebagainya.

Kuliah di PKN STAN memang serius bukan berarti mahasiswa tidak bisa mengembangkan hobi dan kemampuan yang dimiliki. Kembangkan diri di kampus Ali Wardhana ini sebaik-baiknya.