OXFORD COURSE INDONESIA  disingkat OCI didirkan pada tanggal 10 Agustus 1970, dan merupakan badan  usaha pendidikan yang berada dibawah naungan Yayasan pendidikan Oxford Course Indonesia dengan Akte Notaris Raden Muhammad Hendarmawan, S.H. No. : 134, pada tanggal 31 Desember 1979. Selanjutnya berdasarkan Surat Keputusan Menteri Kehakiman Dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia No. : C-266.HT.03.06-Th.2004 tanggal 23 September 2004, Yayasan Pendidikan Oxford Course Indonesia memperoleh Akte Notaris Ny. Lely Roostiati Yudoparipurno, SH No. 19 tertanggal 26 September 2005. Oxford Course Indonesia memiliki Nomor NPWP:01.368.843.7.045.000

A. LATAR BELAKANG

Oxford Course Indonesia memiliki motto  pengabdiannya  Untuk menolong  orang lain agar  dapat menolong  lebih banyak orang lain lagi. Melalui perjuangan yang panjang, Kursus Bahasa Inggris Oxford Course Indonesi,  akhirnya mampu  membuktikan diri sebagai salah satu Kursus Bahasa Inggris terbesar di Indonesia, dan terbaik sehingga meraih berbagai pengakuan dan  trophi emas dari luar negeri.

B. SIAPA YANG BELAJAR DI OCI

Dengan kualitasnya yang tinggi Oxford Course Indonesia  juga dapat merebut hati para peserta yang datang dari berbagai  kalangan masyarakat, mulai dari  pejabat tinggi  negara, sarjana,  pemuda, remaja, ibu-ibu rumah tangga, anak-anak, baik sipil maupun militer.

Berbekal kompetensi seperti itulah maka setiap tahun Oxford Course Indonesia dikunjungi oleh sekitar 57.000 orang yang berasal dari berbagai etnis dan suku bangsa. Bahkan banyak diantara mereka adalah warga negara  asing yang tinggal di Indonesia. Dalam catatan Oxford Course Indonesia terdapat banyak warganegara Rusia, Jepang, China,Saudi Arabia, Abu Dhabi, Korea dll.   Diantara ratusan ribu peserta  yang pernah belajar di Oxford Course Indonesia, tercatat dua putri proklamator Republik Indonesia. Mereka adalah  Rahmawati Soekarno Poetri dan Gemalla Rabiah Hatta.

Disamping itu  masih banyak lagi anggota keluarga para tokoh-tokoh  terkemuka Indonesia lainnya yang menggunakan jasa pendidikan Oxford Course Indonesia.   Dari sejumlah peserta yang belajar di  Oxford Course Indonesia puluhan ribu pelajar, mahasiswa dan pemuda-pemuda tersebut memiliki latar belakang keinginan dan motivasi  yang berbeda-beda. Tercatat Oxford Course Indonesia juga menjadi tempat mangkalnya  anak-anak usia dini dan remaja bahkan  mahasiswa dan pengusaha, anggota dewan dan ibu-ibu rumah tangga. Demikian pula para anggota keluarga menteri semenjak pemerintahan Presiden Suharto. Mereka belajar di Oxford Course Indonesia  karena buyut, kakek, nenek, ayah, ibu dan anggota keluarga lainnya merasa sangat puas telah mengikuti pendidikan Bahasa Inggris di Oxford Course Indonesia.

C. MENGAPA BELAJAR DI OCI

Para peserta Oxford Course Indonesia belajar karena motivasi,  maksud dan keinginan yang berbeda-beda. Banyak  diantara  mereka   ingin menguasai Bahasa Inggris umum, seperti Modern English Conversation, English For Schools &  Universities, tetapi banyak  pula yang mengharapkan untuk mempelajari Bahasa Inggris secara lebih  khusus  seperti  English For Academic Purposes,  English For  Conferences, English For Negotiations dsb.

Kini, Oxford  Course Indonesia memilki  78  cabang  di pulau  Jawa dan  telah  mempekerjakan lebih dari 450 orang pegawai  termasuk  guru-gurunya yang dedikatif. Semua dipersiapkan untuk dapat memberikan pelayanan yang optimal dan paling prima untuk anda.

D. SISTEM PENGAJARAN: THE NEWEST INTERNATIONAL SYSTEM

Oxford Course Indonesia menggunakan sistem pengajarannya, The Newest International  System.  Ini merupakan salah satu pendekatan pengajaran Bahasa Inggris  paling sesuai di Indonesia yang  diciptakan oleh Prof. Dr. H. Bambang Marsono, MA.MSc.,MM,PhD, pendiri dan Direktur Utama Oxford Course Indonesia. Sistem tersebut ditulis dalam sebuah dissertasi Master of Arts in Applied Linguistics and TESOL di Leicester University,  England  pada tahun 1989. Sistem pembelajaran ini lebih menekankan pada pendekatan yang persuasif dan  motivatif para pendidik sehingga peserta didik semakin responsif dalam upaya untuk menguasai bahasa internasional tersebut. Melalui tahapan-tahapan yang terencana, dan matang maka belajar bahasa Inggris di Oxford Course Indonesia menjadi lebih mudah, cepat, tepat dan jelas.

E. POPULARITAS OXFORD COURSE INDONESIA

Oxford Course Indonesia didirikan oleh Prof. Dr. H. Bambang Marsono, MA.MSc.MM,  PhD. dibantu oleh isterinya, Hj. Sri Yati Marsono, B.Eng. SE, MBA,MM yang sampai sekarang bekerja sebagai Direktur Keuangan.  Dan untuk pertama kalinya memperoleh ijin penyelenggaraan kursus Bahasa Inggris  pada tahun 1970 dari Kantor Wilayah Departemen Pendidikan dan Kebudayaan DKI Jakarta.  Oxford Course Indonesia dengan sangat cepat dikenal secara luas di Jakarta karena selain menyelenggarakan kegiatan belajar mengajar didalam kelas, berbagai kegiatan yang sangat mendukung popularitas kursus juga diselenggarakan di luar ruang kelas.

F. PERAN BAHASA INGGRIS DI INDONESIA

Pada tahun 1994  Indonesia tengah dilanda arus globalisasi yang sangat deras. Secara nasional Bahasa Inggris memegang peran yang sangat penting bagi upaya untuk mencerdaskan bangsa dalam rangka mensejajarkan bangsa ini dengan bangsa-bangsa lain didunia. Kebutuhan berbahasa Inggris menjadi simbol kekuatan keluarga pada masa depan.

Bangsa Indonesia semakin sadar  setelah Naisbit menyatakan bahwa: “Bahasa Inggris telah menjadi bahasa perdagangan, dan bahasa pendidikan. Bahasa Inggris bahkan telah mendominasi masyarakat  bisnis,  dan sebagai negara yang ingin bergabung dalam komunitas perdagangan internasional maka bangsa-bangsa yang hidup di negara Korea, China, Thailand, Indonesia dan Vietnam perlu menguasai Bahasa Inggris. Diingatkan oleh Naisbit bahwa bangsa Malaysia, misalnya,  telah melakukan revisi terhadap penggunaan Bahasa Inggris sebagai sarana untuk mengambil alih ilmu pengetahuan dan teknologi. Dengan demikian bangsa-bangsa di belahan timur dunia harus segera dapat mengubah sistem bisnis        mereka dari labour-intensive  atau padat karya menjadi high-tech manufacturing atau padat teknologi tinggi. Pernyataan futurist tersebut telah meningkatkan permintaan masyarakat akan pengajaran bahasa Inggris. Dengan kata lain bisnis di bidang pengajaran bahasa Inggris akan tetap mengalami booming.1

Sebagai holding company Oxford Course Indonesia menggunakan dana yang diperolehnya untuk kemajuan pendidikan. Dengan demikian lembaga-lembaga milik Oxford Course Indonesia  tersebar di berbagai kota.

G. KEGIATAN BELAJAR MENGAJAR

Selain kegiatan belajar mengajar diselenggarakan di dalam kelas, banyak keghiatan yang diselenggarakan di luar kelas  seperti misalnya: Jamboree of English Conversation Clubs, Quicky Macky Quiz, Musabaqah Tilawatil Qur’an, Perkampungan Berbahasa Inggris, Pekan Olah Raga OCI, Lomba Pidato Dalam Bahasa Inggris, Pertemuan Minggu, Lomba Ceramah Agama, Lomba Mendongeng, Seminar dan Lokakarya, Pertukaran Pelajar, Home  Stay di Luar Negeri, Gerakan Orang Tua Asuh Internasional, Korespondensi dll.

Pada tahun 1976, pendiri Oxford Course Indonesia memperoleh beasiswa dari The British Council untuk mengikuti program pelatihan pengajaran Bahasa Inggris di Bournemouth, England.  Pelatihan tersebut merupakan sebuah inspirasi, untuk mengembangkan sistem pembelajaran bahasa Inggris. Kunjungan ke negara Inggris dan beberapa negara lain di Eropa tersebut juga berpengaruh positif terhadap pengembangan manajemen Oxford Course Indonesia.

Disponsori British Airways tahun 1983 Dr. Bambang dan dan direktur keuangan OCI berkesempatan  mengunjungi sekolah-sekolah Bahasa Inggris terbaik di Inggris Raya.  Sekolah-sekolah bahasa Inggris yang pernah dikunjunginya antara lain  berada kota-kota London, Bournemouth, Oxford, Cambridge, Bath, Manchester, Birmingham, Brighton, Banbury, Stratford-upon-Avon, Pole, Turqay, Winchester, Southampton dsb.

Pada tahun 1985, Dr. Bambang Marsono dengan  keluarga menetap di Inggris sampai tahun 1989. Pendidikan yang diikutinya di Inggris selama program MSc (Master of Science) dalam bidang manajemen di Brunel The University of West London, dan MA (Master of Arts) dalam bidang Lingusitik Terapan dan TESOL (Teaching English to Speakers of Other Languages) di University of Leicester.

H. OXFORD COURSE INDONESIA SEBAGAI KURSUS KELUARGA

Oxford Course Indonesia terkenal sebagai kursus bahasa Inggris untuk seluruh keluarga karena sangat dekat dan menampung aspirasi kepentingan keluarga Indonesia. Setelah sebelas tahun mengabdi, maka memenuhi  permintaan para orang tua, sejak tahun 1981 Oxford Course Indonesia mulai menyelenggarakan pendidikan khusus bagi  anak-anak,  tanpa melupakan peserta dewasa. Dengan demikian banyak anggota keluarga yang bersama-sama belajar di Oxford Course Indonesia.

Jumlah siswa Oxford Course Indonesia setiap tahun berkisar antara 50.000 - 65.000 orang. Jangka waktu belajar yang paling pendek  adalah satu bulan dan banyak diantara mereka yang belajar sampai 5 - 10 tahun. Selain tenaga-tenaga pengajar yang qualified,  Oxford Course Indonesia juga menyiapkan materi pelajaran dalam bentuk buku-buku paket yang sangat handal.

I. JENJANG PEMBELAJARAN

Oxford Course Indonesia memiliki jenjang pembelajaran bahasa Inggris yang dibagi kedalam 18 tingkat  sebagai berikut:

  1. Introduction to English One
  2. Introduction to English Two
  3. Introduction to English Three
  4. Pre Beginner One
  5. Pre Beginner Two
  6. Pre Beginner Three
  7. Pre Beginner Four
  8. Pre Beginner Five
  9. Pre Beginner Six
  10. Beginner One
  11. Higher Beginner
  12. Lower Elementary
  13. Elementary
  14. Higher Elementary
  15. Intermediate
  16. Higher Intermediate
  17. Lower Advanced
  18. Advanced

J. PENGEMBANGAN USAHA FRANCHISE OXFORD COURSE INDONESIA

Oxford Course Indonesia berkembang cukup cepat melalui usaha waralaba (franchise) dan mengem bangkan perusahaannya sendiri. Jumlah kota besar yang  dapat dikuasai adalah 28 kota di Pulau Jawa dan Sumatra antara lain Bandung, Surabaya, Salatiga, Sukohardjo, Klaten, Karanganyar,  Semarang, Surakarta, Salatiga, Kartasura, Tasikmalaya, Sumedang, Boyolali, dan lain-lain dengan jumlah cabang sebanyak 87. Diversivikasi usaha yang telah dilakukan oleh Oxford Course Indonesia adalah berupa pendirian beberapa sekolah menengah umum dan khusus, perguruan tinggi.

K. PENGEMBANGAN DI BIDANG PENDIDIKAN

Sebagai ujud komitmennya terhadap visi dan msinya Oxford Course Indonesia telah mendirikan berbagai lembaga pendidikan formal maupun non formal serta amal usaha lainnya yang berupaya memperbaiki  kualitas pendidikan di Indonesia. Diantara lembaga-lembga pendidikan yang didirikan tersebut anatara lain adalah: Universitas Satyagama Jakarta, STIE TRIANANDRA Jakarta, ABA Prawira Martha Jakarta, STIE TRIANANDRA Kartasura, ABA Prawira Martha Kartasura, SMU Prawira Martha Kartasura, SMK Prawira Martha Kartasura, TB & TK Islam SHALINA Jakarta, SMP Prawira Martha Kartasura, LPG Prawira Martha Bandung, LPG Prawira Martha Semarang, LPG Prawira Martha Surakarta, LPG Prawira Martha Jakarta, LPG Prawira Martha Yogyakarta, LPG Prawira Martha Semarang, LPBA Al- Shirot, LPM Trianandra,  TRIANANDRA SBA School of Business Administration, Graventa School of Printing, Herwin International College of English, Caesar School of English, Jeanea Private Study Centre, AISMI & LEPISMI, Oxford Graventa Indonesia, Herwin School of Painting,  Oxford Medical Clinics  dsb.

Seluruh lembaga pendidikan tersebut akhirnya terwadahi dalam sebuah kelompok usaha pendidikan OXFORD COURSE INDONESIA GROUP.

L. LANDASAN BERFIKIR

Setiap eksekutif sadar bahwa keterampilan interpersonal menjadi salah satu keterampilan  paling penting yang harus dimiliki oleh setiap manajer, pada tingkat manapun. Keterampilan komunikasi berbahasa Inggris   menjadi  sangat penting manakala  era kesejagadan menjadi sesuatu yang tidak dapat dinafikkan oleh siapapun.  Dengan semakin tipisnya jarak pemisah antara negara satu dengan negara lain, penggunaan bahasa Inggris tidak  dapat dielakkan. Bahasa interpersonal dan bahasa komunikasi global tersebut telah menjadikan  bahasa Inggris menjadi sangat penting.

M. ALASAN FILOSOFIS

Para pemegang kendali perusahaan sering menjadi frustasi, karena tidak mampu menguasai bahasa Inggris . Upaya untuk mencoba  menguasai bahasa internasional itu sering terkendala oleh  sistem pengajaran yang tidak pas. Alasan paling filosofis ini menjadikan para pengambilkeputusan tersebut   segan belajar bahasa Inggris. Dengan mengaplikasikan sistem pengajaran The Newest International System Oxford Course Indonesia, itelah dan  akan  terus mengubah kegagalan menjadi  keberhasilan sejati.

  1. VISI
    Oxford Course Indonesia  memiliki Visi :”menjadikan lulusan yang mampu menghadapi berbagai tantangan dan perubahan zaman  sehingga sejajar dengan bangsa-bangsa unggul lainnya di dunia”.
  2. MISI
    Menyelenggarakan kursus bahasa Inggris yang berkualitas tinggi agar mampu mencetak manusia yang taqwa kepada Tuhan YME, unggul, cerdas, kreatif, mandiri, dan memiliki rasa kebangsaan  serta keterampilan berbahasa Inggris yang tinggi dan ilmu pengetahuan lainnya sehingga dapat meraih berbagai peluang di masyarakat  internasional.

N. AKREDITASI

Oxford Course Indonesia merupakan kursus bahasa Inggris yang keberadaannya diakui secara oleh pemerintah Republik Indonesia. Oxford Course Indonesia memperoleh pengakuan dari Departemen Pendidikan dan Kebudayaan sejak tahun 1970.

Pada tahun 1986 Oxford Course Indonesia memperoleh penghargaan dari CIEMIP yang bermarkas di Madrid Spanyol, dan menobatkan lembaga pendidikan bahasa Inggris tersebut sebagai perusahaan yang memiliki manajemen paling baik, sehingga berhak memperoleh Gold Cup.

Nama Oxford Course Indonesia juga tercatat sebagai lembaga pendidikan Bahasa Inggris yang namanya terpasang diberbagai Guide Books di seluruh dunia.

O. PROGRAM YANG DITAWARKAN

OXFORD COURSE  INDONESIA menawarkan berbagai program pendidikan dan pelatihan bahasa Inggris yang dapat diikuti oleh para eksekutif,  para politisi, para profesional: dokter, pengacara, lawyer, notaris, dan para ahli pada bidangnya masing-masing sampai dengan bahasa Inggris untuk anak-anak dan ibu rumah tangga.

P. BIDANG STUDI/ KONSENTRASI

Diantara program yang diatawarkan anatara lain adalah: Active English Conversation, English for School Students, English for University Students, English for Business & Commerce, English for Business Career, English for Executives, English for Public Relations, English for Receptionists, English for Hotels & Restaurants, English for Travels & torism, English for Military Ceremonies, Communicaton for SecretariesBusiness Correspondence, Business Presentation Skills, Report Writing, Language Skills for Telephoning, Refresher’s Course for Teachers of English, Diploma of Management, Diploma of  Markerting Management, Diploma of Business and Administraion, Diploma of Public Relations dsb.

Q. KURIKULUM

Kurikulum  yang  komprehensif dipersiapakan untuk mengantisipasi perbedaan keterampilan setiap peserta

R. TENAGA PENGAJAR

tenaga pengajar Oxford Course Indonesia terdiri dari para pakar lulusan luar negeri dan perguruan tinggi terkemuka Indonesia

S. TEST PENEMPATAN:

Untuk dapat menempati kelas dan  kelompok  yang sangat ideal, Oxford Course Indonesia menyelenggaraan Test Penempatan  (Placement Test) sebelum dilaksanakannya suatu program pelatihan.

T. FASILITAS  & AKTIVITAS  SISWA

  • Oxford Course memiliki Budaya Organisasi  yang berorientasikan pada Customer Care dan Customer Friendly
  • Hubungan anatara guru dan peserta sangat cair dan rileks sehingga dapat menumbuhkan kerjasana dan interaksi yang sangat positif.
  • WAKTU KURSUS DAPAT DIPILIH

Waktu belajar dapat diusulkan oleh peserta kursus dan dapat ditentukan melalui kesepakatan dengan patokan:

Pagi       :   08.00 s/d 12.00

Sore      :   13.00 s/d 15.00

Petang   :   16.00 s/d 21.00

U. YAYASAN PENDIDIKAN OXFORD COURSE INDONESIA

PIMPINAN OXFORD COURSE INDONESIA

A. Dewan Pembina

Dr. H. Bambang Marsono,  MA,MSc, MM,     PhD.

Hj. Sri Yati Marsono, BE,  SE.MBA

B. Dewan Pengurus

Ketua               : Caesar Chandra Trirasdityo, SSn

Sekretaris        : Herwinto Chandra Sutantyo, BA (Hons), MBA,MA

Bendahara       : Jeanea Chandra Devi, BBA, MBA

C. Dewan Pengawas 

Ketua     : Rima Risnowati, SSn

Sekretaris       : Ir. Didit Arief Koestianto, MBA

Bendahara       : Rika Andriyani Wijaya,  AMd.

 

KURSUS BAHASA INGGRIS  OXFORD COURSE INDONESIA

Direktur Utama :

Dr.H.Bambang Marsono, MA,MSc,MBA,PhD.

Deputy Bidang Pemasaran:

Jeanea Chandra Devi, BBA,MBA

Deputy Bidang Organisasi & Pengembangan:

Caesar Chandra Trirasdityo, SSn

Direktur Keuangan:

Hj. Sri Yati Marsono, B.Eng, SE,MBA

Kepala Personalia:

Sumat, SE

Kepala Administrasi Pendidikan:

Endang Maduratni

Asisten Direktur Keuangan:

Th. Nurwulan, SE

Kepala Biro Keuangan:

Wiwik Widowati

Kepala Hubungan Masyarakat:

Apri Kelana

Manajer Pengawasan

Th. Nurwidiastuti, SE

Building Manager  :

Ir. Didit  Arief Kustianto, MBA

Manajer Pengembangan :

Caesar Chandra Trirasdityo, SSn

District Manager

Jawa Tengah, Timur & DIY:

Junaedi, SE,MM

DKI Jakarta

 Apri Kelana

Jawa Barat:

Djoko Setiadi, SPd.

Jakarta, ...........................

Oxford Course Indonesia

the newes international system

H. Bambang Marsono, MA,MSc,MM,PhD

Direktur Utama