» » KETERLAMBATAN BERBUAH PETUNJUK (Sekolah PKN STAN Jakarta)

KETERLAMBATAN BERBUAH PETUNJUK (Sekolah PKN STAN Jakarta)

diterbitkan pada Artikel, Kisah-Kisah Inspiratif | 0

Sekolah PKN STAN Jakarta - Sekolah gratis dengan masa depan yang cerah. Kalimat yang biasanya orang-orang dengar tentang sekolah PKN STAN Jakarta. Saya mempunyai keinginan  untuk menjadi akuntan. Karena saya berasal dari keluarga yang biasa saja, yang terlintas dalam pikiran saya hanyalah mencari kuliah yang gratis supaya tidak terlalu memberatkan keluarga. Mulai dari sinilah tekad saya untuk memilih sekolah kedinasan. Karena selain sekolah yang gratis biasanya setelah lulus bisa kerja langsung dengan ditempatkan.

Pada awalnya saya sendiri ingin mencoba beberapa perguruan tinggi kedinasan seperti sekolah PKN STAN Jakarta, STIS dan STSN. Dari ketiga pilihan ini yang menjadi prioritas saya adalah sekolah PKN STAN Jakarta. Selain karena keinginan sendiri orang tua saya juga sangat berharap kalau saya dapat berkuliah di sekolah PKN STAN Jakarta. Jadi saya menjadi lebih bersemangat berjuang untuk masuk sekolah PKN STAN Jakarta.

Perjuangan masuk stan saya mulai dari SMA kelas sebelas dengan cara mengikuti try out yang biasa diadakan oleh sebuah organisasi mahasiswa PKN STAN yang berasal dari Tegal. Pertama saya mengikuti try out dengan niat hanya mencoba saja, tidak ada persiapan belajar sama sekali. Apalagi ketika melihat peserta try out ternyata kebanyakan kakak kelas xii, saya pun menjadi sedikit merasa takut untuk melihat hasil try out. Pada try out yang pertama ini saya mendapat urutan yang ke-82 dari kurang lebih empat ratus peserta. Dari mengikuti try out ini saya pun lebih bersemangat untuk mengikuti try out selanjutnya. Biasanya dalam setahun diadakan dua kali try out. Pada try out yang kedua saya berada pada urutan ke-51. Try out ke tiga saya berada pada urutan ke-22. Selanjutnya untuk try yang ke empat diadakan pada tanggal yang sama dengan try out stis.

Pada awalnya saya lebih memilih untuk mengikuti try out stis, karena saya pikir saya belum banyak tahu tentang soal stis. Saya pun mempersiapkan belajar soal stis. Dari satu angkatan SMA ada beberapa yang mengikuti try out ini sehingga berangkat rombongan. Namun pada hari itu saya terlambat datang kumpul karena biasanya dirumah susah sinyal, jadi seperti sms jarang masuk, saya pun tidak tahu akan adanya perubahan jadwal pemberangkatan. Sesampainya saya didepan SMA tak ada satu pun anak rombongan yang saya lihat. Ternyata saya ditinggal karena keterlambatan saya. Tetapi saya melihat rombongan anak yang akan berangkat try out stan, saya pun tanpa berpikir lama langsung ikut bergabung dan mengikuti try out stan tanpa ada persiapan belajar tipe soal stan. Pada try out yang dadakan ini saya berada pada urutan ke-22 sama seperti try out yang ketiga.

Pada malam harinya ada pengumuman dari pusat bahwa untuk setiap siswa hanya bisa mendaftar satu sekolah kedinasan saja. Pada saat ini pula saya sangat menjadi yakin bahwa mungkin try out yang ke empat ini menjadi sebuah petunjuk dari Allah bahwa saya lebih baik  untuk berfokus ke stan saja. Berawal dari sinilah saya benar-benar yakin akan pilihan yang saya pilih yaitu dengan mendaftar sekolah PKN STAN Jakarta.

Hal-hal yang saya lakukan selama kelas dua belas adalah saya fokus untuk tiap tahapan ujian yang akan saya hadapi. Mulai dari ujian sekolah dan lain-lain. Setelah ujian nasional yang dilaksanakan selama enam hari selesai, saya pun langsung membuka lembaran baru untuk memulai lagi belajar stan.

Tahapan awal untuk mendaftar sekolah PKN STAN Jakarta ini yaitu dengan mendaftar online. Dalam pendaftaran online ini saya mengisi lokasi ujian di jakarta,walaupun ada yang lebih dekat yaitu di Semarang. Saya lebih memilih jakarta karena di jakarta lebih mudah dalam datang ke lokasi karena ada saudara disana. Di pendaftaran ini pun langsung menentukan urutan prioritas pilihan program spesialisasi seperti pajak dan lain-lain. Dalam memilih urutan ini saya benar-benar mempertimbangan dengan bertanya pada keluarga sehingga tidak salah memilih.

Setelah mendaftar on line dan mendapat pengumuman verifikasi berkas, saya mendapat jadwal satu hari setelah ujian nasional selesai. Begitu ujian selesai besok paginya saya langsung berangkat ke jakarta bersama ibu. Setelah pulang verifikasi mulailah saya belajar tipe-tipe soal stan yang sebenarnya. Pertama yang saya lakukan adalah membuat jadwal belajar untuk usm. Biasanya dalam sehari saya menargetkan minimal harus mengerjakan satu paket soal dan memahami setiap nomor pembahasannya.

Pada minggu pertama saya gunakan waktunya untuk berfokus ke soal tes potensi akademik dulu. Karena pada tes ini saya pikir ini lebih memerlukan waktu yang lebih banyak untuk belajar karena banyak sekali soal-soal yang kelihatannya susah, namun ternyata ada trik sendiri dalam menjawabnya. Pada tipe sinonim,antonim dan lain-lain saya belajar dengan cara lebih banyak mencari sumber-sumber tentang kosakata dan soal-soal yang biasa keluar.

Sedangkan pada minggu kedua saya berfokus belajar pada tipe-tipe soal tes bahasa inggris. Dalam belajar bahasa inggris ini saya lebih menekankan untuk menguasai materi toefl. Karena saya sendiri tidak terlalu bisa dalam materi toefl.saya rasa waktu untuk belajar usm stan ini sangat singkat dan tidak terasa waktu tes pun tiba.

Pada waktu tes tertulis saya berangkat sangat pagi karena takut terlambat atau gugup kalau datang mendadak sehingga sarapan pun saya bawa dan makan disana.  Kebetulan Pada waktu tes tertulis di gelora bung karno saya mendapat tempat di tribun 11 atas. Sebenarnya saya merasa sedikit menjadi pusing karena mendapat diatas. Tetapi saya tetap berusaha semaksimal mungkin dalam mengerjakan soal-soal usm stan ini, karena sewaktu mengerjakan yang menjadikan saya bersemangat adalah bayangan wajah ibu yang sangat mengaharapkan saya masuk stan.

Beberapa minggu kemudian tibalah saatnya pengumuman tes tahap satu sebenarnya saya sendiri takut untuk melihat pengumuman sampai-sampai susah tidur. Ketika saya membuka pengumuman saya sangat senang dan bersyukur bisa masuk tahap selanjutnya yaitu tes kesehatan dan kebugaran. Karena terlalu semangat, sehabis shalat shubuh saya pun langsung beranjak siap-siap untuk latihan lari dan shuttle run. Walaupun pada hari pertama mendapat jarak yang masih sedikit,di hari berikutnya saya serlalu menargetkan untuk menambah panjang lintasan lari. Selain berlatih lari saya juga sangat berusaha untuk menjaga kesehatan dengan lebih memperhatikan pola makan sehari-hari demi untuk mengikuti tes tahap dua ini.

Saya mendapat lokasi lari di rawamangun, walaupun saya berangkat sangat pagi, ternyata sesampainya disana sudah sangat ramai karena mereka berlomba-lomba untuk mendapatkan jadwal lari yang pagi agar tidak terlalu panas saat berlari. Karena datang sudah banyak orang saya pun mendapatkan nomor urut 199. Tetapi saya beruntung dalam tes kesehatan saya dipanggil lebih cepat sehingga mendapat jadwal lari skitar jam sepuluh pagi. Ketika masuk lapangan kita langsung disuruh melakukan pemanasan dan langsung bersiap untuk lari. Ketika lari saya sangat berusaha untuk lari konstan supaya bisa mendapat putaran lari yang lebih jauh. Akhirnya saya pun bisa mendapat empat putaran lebih lapangan. Setelah lari langsung dilanjut shuttle run. Pada lari ini saya secepat mungkin dalam berlari karena dalam tiga putaran kita dituntut untuk secepat mungkin. Setelah selesai lari saya hanya bisa berdoa supaya saya dapat masuk tahap tes berikutnya. Karena dalam tes ini saya merasa banyak anak yang mendapatkan banyak putaran lari.

Seperti biasanya dalam jangka sekitar dua minggu tibalah pengumuman tes tahap ketiga yaitu tes kemampuan dasar.  Dalam pengumuman ini saya lebih merasa saingan dalam tahap tiga ini lebih ketat karena semakin sedikit pesertanya. Dalam mempersiapkan tes kompetensi dasar saya fokus belajar tentang undang-undang karena harus benar-benar paham dan hafal pasalnya. Saya juga belajar tentang soal-soal yang biasa keluar dalam tes TKD dengan menggunakan sebuah aplikasi cat tkd. Pada saat waktu tes tiba saya benar-benar gerogi karena dalam tes ini  langsung dapat keluar hasilnya setelah selesai mengerjakan. Pada detik-detik terakhir waktu tes ada beberapa soal yang belum saya jawab,tetapi akhirnya saya dapat menjawab semua soal tes kompetensi dasar ini semaksimal kemampuan saya. Pada saat nilai score muncul saya merasa sangat bersyukur bisa melampaui passing grade walau hanya dengan nilai 360. Setidaknya saya masih bersyukur masih diberi kesempatan untuk menunggu pengumuman berikutnya yang menjadi penentuan diterima atau tidaknya saya sebagai mahasiswa stan.

Dalam beberapa minggu tibalah jadwal pengumuman. Dalam pengumuman ini tidak seperti biasanya tepat waktu, kali ini pengumuman diundur dari tanggal 29 juni menjadi tanggal satu juli. Hal ini membuat saya tidak sabar dalam menunggu apalagi ditambah server yang sering  penuh sehingga susah untuk membuka pengumuman. Akhirnya saya bisa membuka pengumuman pada tanggal 2 pagi. Saat pengumuman ini rasa senang,kaget,haru bercampur menjadi satu. Ketika saya melihat nama saya diterima di D1 pajak Pontianak saya sangat terkejut,karena belum pernah terbayang akan mendapat lokasi pendidikan di Pontianak Setelah itu saya langsung memberi tahu kabar baik ini kepada ibu saya yang sedang berdoa untuk saya.

Saya yakin semua ini tidak lepas dari sebuah doa dari orang tua yang selalu mengiringi usaha saya sehingga saya dapat dengan yakin menjalani setiap tahapan yang ada. Saya sangat bersyukur saya akhirnya bisa diterima juga di sekolah PKN STAN Jakarta setelah melalui tahapan yang lumayan panjang, yang diluar sana banyak sekali orang yang ingin masuk sekolah PKN STAN Jakarta, dan saya menjadi salah satu orang yang beruntung dari ratusan ribu orang yang ingin masuk sekolah PKN STAN Jakarta. Saya bangga bisa menjadi bagian dari keluarga sekolah PKN STAN Jakarta. Dengan mendapat lokasi pendidikan di Pontianak saya juga senang mendapat keluarga baru.

Leave a Reply