Home » Artikel » BEASISWA MASUK POLITEKNIK KEUANGAN NEGARA STAN

BEASISWA MASUK POLITEKNIK KEUANGAN NEGARA STAN

Beasiswa masuk Politeknik Keuangan Negara STAN-Politeknik Keuangan Negara STAN, dibenak orang  orang ketika mendengar STAN adalah sekolah akuntansi, sekolah pajak, sekolah calon orang kaya, bahkan sekolahnya gayus tambunan seorang terdakwa korupsi perpajakan. Tak jarang orang berfikir jika mahasiswa yang berkuliah di PKN-STAN akan bernasib sama seperti gayus yaitu korupsi. Sedangkan dibenakku sebelum mengetahui lebih dalam apa itu PKN-STAN adalah sebuah tempat perkuliahan yang di dalamnya adalah para insinyur – insinyur teknik. Ternyata apa yang ada di benakku adalah salah besar. Disinilah awal perjuanganku….

Pada suatu hari saat saya masih duduk di bangku kelas satu SMA saya dan teman saya jajan di depan sekolah, lalu ada kakak kelas yang sedang memegang sebuah kertas yang berisi pengumuman Try Out Akbar STAN, terlihat sangat menarik di mata saya sehingga saya bertanya kepada kakak kelas apa itu STAN. Lalu kakak kelas bilang kepada saya bahwa saya itu ketinggalan jaman karena tidak mengtahui apa itu STAN. Akhirnya saya mencoba untuk mencari informasi tentang Beasiswa masuk Politeknik Keuangan Negara STAN di berbagai sumber. Hingga akhirnya saya sangat jatuh cinta kepada STAN.

Mulai saat itu saya membeli buku buku soal dan pembahasan ujian saringan masuk STAN di online shop hingga memiliki 5 buku. Jujur pada saat itu saya tidak mengerti dengan soal soal STAN karena sangat asing di telinga saya dan tingkat kesulitan soal soalnya sangat tinggi hingga saya merasa tidak mampu untuk dapat menembus STAN terlebih lagi setelah mendegar jika STAN itu memiliki kriteria khusus mengenai tinggi badan yaitu untuk perempuan 155cm sedangkan tinggi badan saya tidak memenuhi. Saya merasa bahwa Beasiswa masuk Politeknik Keuangan Negara STAN bukan jalan dan takdir saya. Saya putus asa dengan STAN sehingga saya melirik sekolah ikatan dinas lain yang tidak memiliki kriteria tinggi badan yaitu STIS. Namun ternyata asumsi saya salah setelah mendengar penjelasan dari alumni sekolah saya yaitu Kak Said Ramadhan mahasiswa D3 Kebendaharaan Negara, setelah mendengar penjelasan dari beliau saya kembali termotivasi untuk dapat menjadi bagian dari STAN. Beliau pula yang memberikan jalan terang kepada saya untuk mengikuti bimbel khusus masuk STAN.

Saya mengikuti bimbel STAN dengan sungguh sungguh dan serius. Karena tujuan hidup saya adalah menjadi mahasiswi PKN-STAN. Selain mengikuti bimbel saya juga sering mengikuti ajang ajang try out akbar di Cirebon meskipun untuk dapat mengikti TO saya harus ke luar kota karena saya tinggal di Indramyu. Waktu yang kutempuh dari Indramayu ke Cirebon adalah satu jam dan saya menggunakan transportasi umum yaitu elf dan angkot.

Setelah Ujian Nasional saya memilih untuk lebih fokus ke Beasiswa masuk Politeknik Keuangan Negara STAN  dengan mengikuti bimbel intensif di Cirebon sehingga saya terpaksa nge kost sebulan di Cirebon demi PKN STAN. Dukungan, harapan serta doa dari orang tua yang selalu menjadi motivasi untuk diri saya agar dapat menembus Beasiswa masuk Politeknik Keuangan Negara STAN. Saya ingin meringankan beban orang tua saya, saya ingin mengangkat derajat orang tua saya dan saya juga ingin turut menyumbang diri saya untuk mengabdi kepada negara saya tercinta sebagai pegawai negeri sipil.

Saya memilih lokasi ujian di Jakarta, setelah saya melihat langsung kampus STAN di Bintaro dengan air mancur andalannya saya menangis terharu karena saya dapat menginjakkan kaki di kampus idaman saya yang biasanya hanya saya lihat di buku buku dan gambar google. Hati saya semakin mantap untuk dapat menjadi bagian dari PKN-STAN

Test tahap pertama saya berangkat ke Gelora Bung Karno bersama rombongan dari bimbel pukul 10:00 malam dan tiba di GBK pukul 02.00 WIB sepanjang perjalanan saya tidak dapat tidur. Saya dan teman teman sholat tahajud di masjid GBK memohon kepada Allah untuk dapat memudahkan dan melancarkan dalam mengerjakan test. Setelah saya sholat subuh saya mengantuk dan ingin kembali ke bus namun saya tersesat hingga pukul 06:30. Setiba di bus saya tidak sempat untuk sarapan dan hanya meminum susu. Saya mendapat bangku ujian di sektor 3 atas,saya kembali tersesat saat mencari nama dan nomer peserta saya. Saat mengerjakan USM saya tenang dan tidak ada beban karena saya sudah memiliki pegangan yaitu UNPAD yang saya raih dengan SNMPTN sehingga suara bising di GBK seperti suara ibu ibu senam, suara band dan suara balapan mobil remote control tidak membuat saya terganggu. Pengumuman tahap satu keluar dan alhamdulillah terdapat nama saya tertera disitu. Saya yakin ini adalah pertolongan Allah.

Saya mempersiapkan test tahap dua yaitu Test Kesehatan dan Kebugaran dengan dilatih lari oleh ayah super hebat saya. Pada saat test TKK tubuh saya merasa lelah karena setelah daftar ulang dari UNPAD saya langsung mengikuti TKK alhasil pada saat lari saya tidak mencapai target saya. Lalu saya pasrahkan semuanya kepada Allah jika ini merupakan jalan saya pasti saya dapat masuk STAN. Alhamdulillah pertolongan Allah datang nama saya tertera dalam pengumuman tahap dua.

Saya mempersiapkan test tahap tiga yaitu Test Kompetisi Dasar dengan membeli buku TKD serta mengikuti bimbel di Cirebon sehingga saya setiap hari harus pulang pergi Indramayu Cirebon dalam keadaan puasa namun saya tidak pernah merasa lelah karena saya sangat ingin menjadi bagian dari PKN STAN dan saya selalu ingat Barangsiapa yang bersungguh  sungguh maka ia akan mendapatkan. Pada saat TKD saya merasa sangat kesulitan terhadap TWK(Tes Wawasan Kebangsaan) saya merasa lemas dan ingin pinsan saat melihat waktu tinggal 5 detik lagi. Kupasrahkan semuanya kepada Allah, saya berfikir bahwa saya tidak akan lulus TKD namun Allah membantuku hingga mendapatkan skore 360. Setelah saya keluar dari ruang ujian saya melihat saya mendapatkan ranking 19 di ruangan saya. Saya pasrahkan kepada Allah dan saya kembali pesimis untuk dapat menjadi bagian PKN-STAN.

Benar bahwa doa dapat mengubah takdir. Dzikir, puasa sunnah, sholat sholat sunnah yang saya lakukan bersama kedua orang tua saya terjawab ketika nama saya tercantum di pengumuman tahap ketiga ANGGI WAHYUNINGRUM D1 PAJAK PONTIANAK. Allahuakbar Allahuakbar, tidak pernah terbayang olehku untuk mendapatkan spesialis pajak karena saya ingin kebendaharaan negara, tidak pernah terbayang olehku untuk tinggal di pulau kalimantan, serta dua impian ku langsung dijabah oleh Allah yang maha pengasih yaitu menjadi bagian PKN-STAN serta dapat merasakan naik pesawat.

Saat melengkapi berkas berkas untuk daftar ulang ada salah satu berkas saya yang salah yaitu surat keterangan kesehatan. Pada saat saya ingin merevisi di RSUD Indramayu, mereka menolak untuk membuatkan surat keterangan kesahatan untuk saya dengan alasan tidak ada fasilitas untuk mengcek cacat badan. Oleh sebab itu saya bersama teman saya harus pergi ke RSUD Sentot yang terletak sangat jauh dari rumah saya. Dengan menggunakan transportasi umum sekitar satu jam saya tempuh demi mendapatkan surat keterangan kesahatan. Untuk menjadi sukses butuh perjuangan yang lebih.

Pertama kali dalam hidup saya untuk pergi ke luar jawa dan menaiki pesawat untuk mendaftar ulang di BDK Pontianak saya lakukan sendiri tanpa di dampingi oleh orang tua. Rasanya seperti mimpi tubuh saya dapat terhempas dan berdiri di BDK Pontianak. Mimpi saya terwujud, setelah resmi mendaftar ulang bukan berarti perjuangan saya untuk PKN-STAN sudah usai. Melainkan disinilah perjuangan yang sesungguhnya dimulai, perjuangan sebagai anak rantau yang sangat jauh dari orang tua, perjuangan sebagai calon punggawa keuangan negara seseorang abdi negara yang dipundak kita adalah harapan bangsa Indonesia. Bismillah perjuangan hidup baru saya dimulai sebagai mahasiswi Politeknik Keuangan Negara STAN.

Barangsiapa hatinya terbuka untuk berdoa, maka pintu-pintu rahmat akan dibukakan untuknya. Tidak ada permohonan yang lebih disenangi oleh Allah daripada permohonan orang yang meminta keselamatan. Sesungguhnya doa bermanfaat bagi sesuatu yang sedang terjadi dan yang belum terjadi. Dan tidak ada yang bisa menolak takdir kecuali doa, maka berpeganglah wahai hamba Allah pada doa. (HR.Turmudzi dan Hakim) . Dan apabila hamba- hamba-Ku bertanya kepadamu tentang Aku, maka (jawablah), bahwasannya Aku adalah dekat, Aku mengabulkan permohonan orang yang berdoa apabila ia memohon kepada-Ku, maha hendaklah mereka itu memenuhi(segala perintah) Ku dan hendaklah mereka beriman kepada-Ku, agar mereka selalu brada dalam kebenaran (QS. Al Baqarah : 186)

Tinggalkan Balasan