Home » Artikel » BERUNTUNGNYA BISA MASUK PKN STAN 2017

BERUNTUNGNYA BISA MASUK PKN STAN 2017

BISA MASUK PKN STAN 2017-Saya berasal dari daerah Brebes, Jawa Tengah. Saya bersekolah di SMAN 1 Brebes. Perjuangan saya bermula dari dibukanya pendaftaran PKN STAN, dengan antusias saya langsung mendaftar melalui pendaftaran online bersama teman-teman saya. Saya memilih kota Semarang sebagai lokasi ujian.  Saya mendapat hari kedua untuk verifikasi berkas dan pengambilan BPU dan diantar oleh kedua orang tua saya, kakek, dan padhe. Berangkat sekitar pukul enam pagi dari rumah dan sampai di Semarang pukul sepuluh pagi. Lokasi verifikasi dilakukan  di GKN Semarang. Saat sampai di Semarang saya benar-benar tidak tahu dimana lokasi tersebut berada. Berbekal goole maps saya mencari gedung keuangan tersebut.

Saat menemukan gedungnya kami langsung masuk tapi saya merasakan ada hal yang aneh karena gedung tersebut sangatlah sepi. Setelah bertanya kepada petugas kemanan yang ada di gedung tersebut ternyata kami salah tempat dan gedung keuangan masih berada jauh di depan sana. Petugas keamanan tersebut hanya tersenyum simpul memaklumi, lalu kami berterima kasih dan langsung menuju GKN Semarang. Saat sampai di lokasi verifikasi sudah banyak anak yang mengantri untuk verifikasi, dan saya mendapatkan nomor urut 300-an. Saya mendapatkan beberapa teman disana. Kami mengantri di sebuah lapangan tenis yang dipasang tenda yang memang sengaja disiapkan untuk tempat antrian. Tenda tersebut menggunakan terpal sehingga hawa terasa sangat panas pada siang hari.

Cuaca yang terik dan suasana yang serasa di panggang tidak melunturkan tekad saya, di bawah tenda tersebut saya menunggu untuk masuk ke ruangan selanjutnya. Setelah menuggu agak lama kemudian saya masuk ke ruangan selanjutnya dan kembali mengambil nomor urut untuk mendapatkan giliran verifikasi. Saat versifikasi saya sama sekali tidak makan,karena rasa cemas jika nanti terlewat nomor urutnya jika saya pergi makan. Verifikasi selesai saya lakukan pukul lima sore setelah melewati beberapa tahap yang cukup panjang. Dan saya mendapatkan BPU yang didalamnya tertera lokasi ujian. Saya mendapat lokasi ujian di Universitas Semarang (USM).

Dalam jangka watu yang lumayan lama antara hari setelah verifikasi dengan waktu ujian, saya belajar dengan giat untuk menghadapi tes tertulis. Karena ujian PKN STAN terkenal sulit, maka tidak akan berhasil dengan niat yang setengah-setengah dan dengan niat yang kuat untuk belajar. Saya mempelajari semua materi yang akan diujikan dengan sungguh-sungguh bahkan saya menolak semua ajakan main dari teman saya. Selain itu sayajuga mengikuti bimbel untuk memaksimalkan belajar saya. Saat ujian saya diantar kedua orang tua saya. Kami menginap di salah satu penginapan yang lumayan jauh dari tepat penginapan di Semarang. Demi menghemat pengeluaran kami bermaksud untuk memesan hanya satu kamar saja. Tetapi ternyata resepsionis tidak memperbolehkan kamar untuk ditempati oleh tiga orang. Alhasil kami memesan dua kamar untuk bertiga. Satu kamar untuk saya dan mamah, dan satu lagi untuk ayah saya sendiri.

Saat mengecek tempat ujian, saya mencoba menggunakan angkot, kami menunggu angkot cukup lama karena jarang ada angkot yang lewat saat sore. Hampir saja saya salah naik angkot, dan untungnya ada bapak yang baik hati memberitahukan angkot mana yang harus saya naiki. Setelah sampai dilokasi ujian ternyata gedung tempat ujian sudah dikunci dan tidak dapat dilihat lagi. Akhirnya saya kembali ke penginapan.

Keesokannya, kami berangkat satu jam sebelum tes dimulai. Tes dilakukan dengan tertib dan tenang. Kedua orang tua saya menunggu di luar ruangan tes. Setelah tes berakhir, saya bertemu kedua orang tua saya  dan mengatakan bahwa saya sedikit pesimis dengan jawaban saya, tapi kedua orang tua saya selalu memberikan motivasi-motivasi yang dapat menenangkan saya.

Pengumuman tahap satu tiba, dan saya sangat senang saat telah mengetahui bahwa saya lolos tahap pertama. Awalnya saya tidak percaya bahwa saya lolos tahap satu karena teman saya yang memberitahu, tetapi ternyata benar nama saya tercantum didalam pengumuman tersebut.

Perjuangan belum berhenti sampai disini. Masih ada dua tahap lagi yang harus dilewati. Yang selanjutnya adalah tes kesehatan dan kebugaran. Saya kembali mendapatkan hari kedua ujian. Latihan kebugaran pun saya jalani. Lokasi tes kesehatan dan kebugaran berlokasi di GOR Tri Lomba Juang Semarang.

Setiap pagi saya mulai berlatih berlari  bersama mamah atau terkadang degan ayah. Kedua orang tua saya sangat mendukung saya dan selalu menemani saya. Dari mengelilingi kompleks sekolah, berlari sejauh 2 km dari rumah, dan lari membentuk angka delapan. Setiap harinya, pagi dan sore, ayah saya mengajak saya ke sebuah warung untuk mengonsumsi telur setengah matang dengan tujuan agar dapat menambah stamina tubuh. Walaupun rasa amis yang kental,saya tetap berusaha meminumnya demi kesehatan saya.

Ujian tahap dua dilaksanakan berdekatan dengan tes SBMPTN, saya menginap di penginapan bersama dengan mamah saya. Saya menginap sekitar empat hari disebuah penginapan di Semarang agar tidak pulang pergi dikarenakan jangka waktu antara tes SBMPTN dan tes kebugaran dan kesehatan PKN STAN yang sedikit dan tidak memungkinkan untuk pulang. Kami berangkat pukul lima pagi menuju ke Gor dan ternyata sudah banyak anak yang mengantri untuk mendapat nomor antrian. Saya mendapatkan nomor antrian 55. Tes yang pertama dilakukan adalah tes kesehatan. Berbagai tahap saya lewati seperti tes mata minus, menghitung denyut jantung, menimbang berat, dan lain-lain. Dan saat diperiksa denyut jantung, dokter yang memeriksa saya tertawa karena denyut jantung saya begitu cepat. Karena sedikit grogi, denyut jantung saya pun menjadi meningkat.

Setelah dinyatakan sehat jasmani, kemudian saya diperbolehkan untuk mengikuti tes selanjutnya yaitu tes kebugaran. Di dalam tes tersebut terdapat dua tahap, yang pertama yaitu tes lari selama dua belas menit dan yang kedua yaitu tes shuttlerun atau tes lari yang membentuk angka delapan. Tes lari selama dua belas menit benar-benar menguras tenanga saya. Tidak sampai dua putaran saya sudah merasa lelah. Tapi saya memaksakan diri saya untuk berlari dan mengejar ketertingalan saya. Selama dua belas menit berlari, saya mendapatkan tiga seperempat putaran. Kemudian dilanjutkan dengan shuttlerun atau berlari mengelilingi angka delapan.

Setelah tes selesai, saya diperbolehkan untuk pulang. Penantian pengumuman sangatlah mendebarkan. Karena saya sendiri sangat tidak yakin dengan hasil tes kebugaran yang saya lakukan. Sehari sebelum pengumuman tes saya tidak bisa tidur sama sekali dan sangat memikirkan tentang pengumuman. Dan rasa cemas pun melanda, yang bisa saya lakukan hanyalah berdoa kepada Allah. Dan hari pengumuman pun tiba ternyata nama saya tercantum di dalam pengumuman tersebut. Saya sangat senang karena usaha yang saya lakukan tidaklah sia-sia.

Tes Kompetensi Dasar adalah tes terakhir yang dihadapi oleh peserta ujian. Tes TKD bukan berari kita dapat bersantai-santai. Karena materi yang diujikan lebih banyak daripada tes tahap pertama. Wawasan tentang kebangsaan benar-benar diuji dan bagaimana karakter pribadimu disini dinilai. Dimana teman-teman saya asyik bermain karena tinggal menunggu pengumuman, saya masih berkutat dengan soal-soal TKD. Tes yang satu ini benar-benar menguras pikiran karena kita harus mempelajari semua materinya yang kebanyakan berisi hapalan. Saya membaca materinya setiap hari dan setiap saat jika ada waktu yang memungkinkan.

Hampir setiap malam saya begadang untuk menyelesaikan satu file yang berisi materi TKD yang berbeda-beda. TKD dilakukan di GKN Semarang kembali. Saya berangkat ke Semarang bersama dengan mamah saya. TKD benar-benar membuat jantung menjadi berdebar-debar karena karena hasil dari TKD langsung bias diketahui. Walaupun bisa melewati batas nilai minimal. Saya agak pesimis saat mengetahui nilai-nilai yang teman saya dapatkan. Walaupun agak pesimis saya puas dengan hasil kerja keras saya. Hanya tawakkal yang saya lakukan.

Pengumuman TKD pun dilaksanakan tanggal 29 Juni 2017. Saya begadang untuk melihat pengumuman tersebut, namun tidak kunjung keluar di website PKN STAN. Saya menunggu sampai keesokan hari dan terus menuggu sampai berita tentang diundurnya pengumuman menjadi tanggal 1 Juli 2017 keluar. Saya tidak bisa tidur karena menunggu pengumuman tersebut. Tanggal 1 juli 2017 pun datang dan saya kembali menunggu pengumuman keluar. Namun tetap tidak ada tanda-tanda pengumuman keluar. Saya kembali menunggu sampai tengah malam hingga ketiduran.

Lalu saat jam dua pagi, mamah saya masuk ke kamar saya dan membangunkan saya memberitahukan bahwa saya bisa masuk PKN STAN 2017 BDK Pontianak. Awalnya saya ragu karena mendapatkan daerah Pontianak dan mempunyai rencana ingin mengambil universitas yang saya peroleh melalui SBMPTN tapi kemudian kedua orang tua saya menyemangati saya untuk tetap mengambil PKN STAN.

Selama seminggu saya terus memikirkan  kira-kira mana yang akan saya pilih. Setelah meniman-nimang kembali dan atas restu kedua orang tua saya melepas universitas yang saya dapat melalui SBMPTN dan memilih PKN STAN. Sungguh alangkah beruntungnya saya  dapat bisa masuk PKN STAN 2017. Masih banyak siswa dan siswi diluar sana yang ingin bisa masuk PKN STAN 2017, oleh karena itu saya tidak akan membuang-buang kesempatan yang telah diberikan kepada saya ini.

Tinggalkan Balasan