Home » Artikel » Menggapai Asa(Penerimaan Sekolah Kedinasan Tahun 2018)

Menggapai Asa(Penerimaan Sekolah Kedinasan Tahun 2018)

Berawal dari perbincangan tentang penerimaan sekolah kedinasan dengan teman sebangku saat Sekolah Menengah Pertama (SMP), saya mulai mengenal STAN (Sekolah Tinggi Akuntansi Negara). Sekarang sudah berganti nama menjadi PKN STAN (Politeknik Keuangan Negara STAN). Tetapi mungkin pada saat itu hanya sebatas perbincangan tentang penerimaan sekolah kedinasan, saya hanya memikirkan dan tidak melakukan usaha apapun. Dengan berjalanya waktu, saya lulus dari SMP dan meneruskan pendidikan di SMK (Sekolah Menengah Kejuruan). Di SMK tersebut saya mengambil program keahlian tekhnik kimia dengan jurusan kimia analisis dengan masa pendidikan 4 tahun. Ketika SMK saya tidak pernah memikirkan tentang STAN lagi karena mengingat jurusan yang saya tekuni.

Meginjak awal tahun 2016 saya mulai memirkan tentang kampus atau univesitas yang akan saya pilih untuk melanjutkan pendidikan. Di satu sisi saya kembali melirik STAN sebagai kampus terbaik tetapi disisi lain saya memikirkan jurusan yang saya tekuni selama 4 tahun ini. Pada saat yang sama saya juga mendapat kabar yang membuat saya makin pesimis untuk ikut penerimaan sekolah kedinasan sebagai peserta USM PKN STAN 2016 yaitu lulusan SMK tidak bisa masuk STAN. Dan akhirnya saya mendaftar di Politeknik Kimia Analisis Bogor (AKA BOGOR) melalui jalur raport sekitar bulan Februari. Saya masih memikirkan tentang penerimaan sekolah kedinasan STAN dan memberanikan diri untuk searching di internet tentang pendaftaran USM PKN STAN. Dan saya mendapatkan sebuah kabar yang agak melegakan yaitu lulusan apa saja (SMA/MA, SMK) bisa mendaftar USM PKN STAN. Berawal dari coba-coba untuk mendaftar berubah menjadi sebuah tekad dan ambisi untuk bisa masuk STAN.

Sampai ketika saat verifikasi berkas, tanggal 13 April 2016 pada hari perdana verifkasi dan pengambilan BPU (Bukti Peserta Ujian) dilakukan. Saya berasal dari Pati sehigga saya memilih lokasi verifikasi dan tes di Semarang. Verifikasi dilakukan mulai dari pukul 7 pagi namun pukul 4 pagi saya sudah berada di terminal untuk menunggu bis yang akan menuju ke semarang, namun setelah menunggu kira-kira satu jam lebih saya baru mendapatkan bis dan berakibat saya tiba di semarang jam 07.00 WIB. Beruntunglah saya mempunyai teman yang sudah mengetahui kota Semarang mengingat dia berkuliah di salah satu universitas swasta di Semarang teman saya bernama Johan. Saya di jemput Johan di teminal Terboyo dan langsung diantar menuju ke Gedung Keuangan Negara II tempat verifikasi dan pengambilan BPU dilaksanakan.

Pada saat itu jumlah pendaftar yang mengikuti penerimaan sekolah kedinasan yang akan mengikuti verifikasi berkas dan pengambilan BPU sekitar 600 orang. Ketika saya masuk ke GKN saya mendapat nomer antrian 240.Saya mengantri mulai dari jam 07.30 WIB sampai jam 12.30 WIB tanpa membawa bekal makanan atau minuman dari rumah karena saya tidak mengetahui jikalau akan menunggu selama itu. Jam 14.00 saya selesai melakukan verifikasi berkas. Beruntunglah verifikasi berkas dan pengambilan BPU berjalan dengan lancar. Satu jam setelah itu saya pulang ke pati diantar oleh Johan, di daerah Demak hujan turun sangan deras. Sektar jam 18.30 saya baru tiba di Pati dengan kedaan basah kuyup karena saya tidak membawa jas hujan.

Saat verifikasi saya mendapat sebuah selebaran tentang bimbingan belajar khusus untuk USM PKN STAN. Saya mengikuti bimbingan belajar tersebut, karena saya mengetahui sebelum perang harus mempunyai senjata terlebih dahulu. Bimbingan belajar tersebut berada di semarang dan mengharuskan siswanya untuk berada di asrama selama proses bimbingan. Proses bimbingan tersebut berlangsung selama 3 minggu. Namun, cobaan yang paling besar adalah ketika rindu dengan keluarga karena selama bimbingan tidak diperbolehkan pulang tanpa alasan yang jelas. Tetapi sebelum bimbingan berakhir saya melihat pengumuman di website AKA BOGOR dan saya dinyatakan diterima di AKA BOGOR dengan prodi D3 Penjamin Mutu Industri Pangan dan harus melakukan daftar ulang pada tanggal 1 mei 2016. Setelah melakukan diskusi dengan kedua orang tua untuk mengambil AKA BOGOR tanpa melepas STAN. Saya meminta izin ke pihak bimbingan belajar untuk tidak mengikuti kegiatan sementara untuk mengurus berkas-berkas untuk melakukan daftar ulang di AKA BOGOR.

Setalah melakukan daftar ulang saya langsung kembali ke tempat bimbinang belajar tersebut. Di bimbingan belajar tersebut saya diajarkan untuk mengerjakan soal USM PKN STAN dengan trik dan kiat khusus. Disana juga dilakukan beberapa try out untuk mengukur kemampuan siswa. Pada tanggal 7 Mei 2016 bimbingan belajar tersebut berakhir.Satu hari sebelum tes tahap 1 saya sudah berada di Semarang menumpang di kos teman saya. Pada tanggal 15 Mei 2016 tes pertama USM PKN STAN berlangsung dengan materi TPA (Tes Potensi Akademik) dan TBI (Tes Bahasa Inggris). Saya sangat gugup dan tidak percaya diri. Tetapi saya mengerjakan soal-soal tersebut dengan yakin walaupun agak ragu untuk TBI. Setelah tes tahap 1 berakhir saya hanya bisa berdoa supaya saya bisa lolos tahap 1 mengingat banyaknya peserta yang mendaftar pada saat itu mencapai sekitar 115.000. Akhirnya pengumuman USM PKN STAN tahap 1 diumumkan yaitu pada tanggal 27 Mei 2016 dan akhirnya alhamdulillah saya bisa lolos.

Sebelum pengmuman tahap 1, saya sudah mempersiapkan diri untuk USM PKN STAN tahap 2 yaitu TKK (Tes Kesehatan dan Kebugaran). Saya jogging setiap pagi dan sore di stadion Joyo Kusumo, salah satu lapangan olahraga yang biasa digunakan oleh masyarakat sekitar untuk berolahraga seorang diri. Saya mendapatkan jadwal hari pertama yaitu pada tanggal 1 Juni 2016. Sehari sebelum TKK saya sudah berada di semarang, dan kembali saya menumpang di kos teman saya yang berkuliah disana. Saya ke tempat TKK berlangsung diantar teman saya menggunkan sepeda motor, sedikit minder karena teman-teman yang lain diantar keluarganya tetapi teman saya selalu memotivasi saya untuk tetap semangat. Jam 06.00 saya sudah sampai tempat TKK, tetapi saya sudah mendapat nomor antrian 140. Saya baru melakukan pemeriksaan kesehatan setelah 3 jam mengantri. Pemeriksan kesehatanpun telah selesai, jam sudah menunjukan 11.00 WIB dan pada saat itu pula saya harus menjalani lari 12 menit dan shuttle run.

Cuaca di Semarang saat itu sangat panas, matahari sangat terik mengingat tengah hari tetapi saya terus berlari dengan memikirkan impian itu. Teman saya diberi semangat oleh keluarganya yang ikut mengantar, sedikit iri karena saya hanya seorang diri tanpa ada yang memberi semangat. Tetapi mungkin Allah memberi kemudahan dan Alhamdulillah saya bisa berlari selama 12 menit dan mendapat 4,5 puturan, hasil yang sangat mengejutkan. TKK selesai dan saya pun kembali ke rumah menggungu hasil dari apa yang saya lakukan saat tes tahap 2 itu. Tidak lupa saya selalu berdoa agar saya bisa lolos tes tahap 2 ini. Saya masih ingat bahwa jarak antara tes dengan pengumuman hasil tes tahap 2 tersebut cukup lama. Dan memang saya tidak mempersiapkan untuk tes berikutnya karena saya sudah pesimis. Tak disangka saat pengumuman hasil TKK pada tanggal 15 Juni 2016 nama saya ada dalam daftar. Saya sangat bersyukur dan tidak mengira bisa lolos tahap 2.

Saya baru memulai untuk belajar TKD (tes kemampuan dasar) setelah pengumuman tahap 2 itu. Materi yang saya pelajari tidak ada yang saya mengerti mengingat salah satu sub bab materi adalah tentang wawasan kebangsaan. Walaupun begitu saya tetap berusaha untuk mempelajari materi tersebut. Saya mendapat jadwal TKD di hari pertama yaitu pada tanggal 20 Juni 2016. TKD dilakukan secara online jadi setelah selesai mengerjakan akan muncul nilai yang diperoleh. Dengan rasa ragu dan cemas saya mulai mengerjakan soal demi soal. Sudah saya duga kalau soal TWK yang akan menyusahkan saya. Setelah selesai mengerjakan, nilai yang saya peroleh 360 dengan nilai TWK yang cukup rendah yaitu 80. Saya mengira nilai yang saya peroleh itu nilai yang kurang bagus karena rata-rata pada saat itu 350. Saya mulai pesimis dan mulai putus asa lagi. Saya mulai membuang jauh impian untuk masuk STAN tetapi saya tetap berdoa supaya diberi yang terbaik oleh Allah SWT.

Tanggal 29 Juni 2016 pengumuan tahap akhir rencana akan diumumkan tetapi setelah saya menunggu dari pukul 00.00 pada tanggal itu tidak ada pengumuman apapun yang ada di website resmi PKN STAN, dan ternyata terjadi penundaan menjadi tanggal 1 juli 2016. Mengetahui terjadi penundaan, saya sangat kecewa dan sudah tidak terlalu menaruh harapan. Pada saat hari pengumuman pun saya sudah tidak terlalu bersemangat untuk melihat pengumuman itu. Tetapi alhamdullillah lewat teman saya, saya diberitahu bahwa saya lolos USM PKN STAN tetapi yang membuat saya agak sedih karena saya harus ke pontianak, karena saya ditempatkan di Balai Diklat Keuangan (BDK) Pontianak. Tetapi dimanapun saya ditempatkan InsyaAllah saya akan mengambilnya karena saya sudah berusaha dan berjuang.

Saya diterima di PKN STAN prodi D1 Pajak Balai Diklat Keuangan Pontianak. Saya mantab untuk memilih PKN STAN dan melepas AKA BOGOR. Walaupun saya sempat berselisih pendapat dengan ibu karena ibu khawatir tempat pendidikan saya yang jauh dari daerah dan juga berbeda pulau. Akhirnya saya mendapatkan izin ibu setalah saya meyakinkan ibu jikalau saya berada di Pontianak saya akan baik-baik saja. Dan akhirnya saya bisa mewujudkan keingan saya bisa diterima di kampus impian yaitu PKN STAN. Saya sangat bersyukur dan sangat tidak menyangka, saya bisa masuk sebagai mahasiswi baru di PKN STAN. Dan juga saya bisa membuktikan kepada orang yang telah meragukan saya bahwa saya bisa masuk ke kampus impian saya yaitu PKN STAN. Terimakasih

Tinggalkan Balasan