Home » Artikel » LANGKAH AWAL MASUK POLITEKNIK KEUANGAN NEGARA STAN

LANGKAH AWAL MASUK POLITEKNIK KEUANGAN NEGARA STAN

Semua perjuangan masuk Politeknik Keuangan Negara STAN berawal dari tahun 2015,ya sejujurnya saya ini lulusan 2015 SMAN 71 Jakarta Timur.Sebagai lulusan SMA tentu saja saya ingin melanjutkan ke jenjang perguruan tinggi.Mimpi saya sebetulnya ingin menjadi dokter,tapi dalam hidup mau tidak mau saya berpikir harus realistis dalam menjalaninya. SNMPTN pun saya ikuti dan hasilnya gagal hahaha.Saya tidak berkecil hati dan masih semangat untuk menjalani SBMPTN yang memang menjadi target saya untuk memasuki perguruan tinggi,mungkin memang saya juga tidak terlalu berharap karena nilai saya termasuk rendah.Saya termasuk anak tidak berprestasi dan dicap nakal oleh guru-guru SMA saya.

Saat SBMPTN saya  memulai langkah dengan lebih terarah, mulai dari mengikuti bimbingan belajar selama berbulan-bulan dengan biaya yang tidak sedikit, sampai mengikuti semua TRY OUT yang di adakan untuk Universitas tersebut. Saya selalu yakin pasti lulus, meskipun saya tidak merasa bernilai lebih dari orang lain, namun saya berusaha untuk memotivasi diri sendiri, dan pantang untuk menyerah sebelum melakukan yang terbaik. Ketika tiba saatnya untuk tes, saya merasa tidak melakukan yang terbaik sebisa dan semampu saya.Waktu 1 bulan lebih saya rasa belum cukup untuk mempelajari materi SBMPTN,maklum dulunya saya tidak pernah belajar atau menyentuh buku dengan serius.Tapi keberuntungan ternyata masih berpihak pada sosok ini. Saya lolos pada pilihan ketiga saya di Fakultas Perikanan Dan Ilmu Kelautan (FPIK) Undip.Ini tidak menghentikan langkah saya untuk mengejar mimpi saya.Tes-tes mandiri lain tetap saya ikuti,mulai dari UIN Syarif Hidayatullah,dan UNDIP.

Pilihan pun jatuh untuk kuliah di FPIK UNDIP,jujur saya lebih memilih untuk menganggur 1 tahun mengejar mimpi saya tetapi orang tua berkata lain.Orang tua saya lebih memillih saya untuk mengambil kuliah mungkin karena alasan gengsi bila anaknya gagal kuliah.walau berat hati sebagai anak saya harus patuh pada orang tua.Hari-hari pun saya lalui pada awalnya dengan kecewa saat kuliah,pikiran saya terfokus untuk mengikuti SBMPTN tahun depan.Terkadang disaat luang sedikit-sedikit saya menyicil belajar.Denga penuh semangat saya menjalani hari-hari selama satu tahun itu.Banyak pengalaman dan cerita yg tidak saya dapatkan di SMA tapi saya dapatkan di kuliah.

NAH!! yang ditunggu tunggu telah datang, yaitu tes tertulis, subuhnya saya nelfon orang tua untuk minta restu dan doa agar dimudahkan, dan saya selalu sholat dan berdoa di setiap sujud, bahwa kegagalan masa lalu, akan membawa kebahagiaan di kemudian hari.Perginya saya berjanji barengan sama temen lain,tapi mereka sudah jalan duluan.Kondisi pagi saya tidak makan,maklum teman kontrakkan bangunin telat jadi kesiangan. Saat tiba kepala  pusing dan mual, jadi saran saya sebelum berangkat itu harus makan terlebih dahulu, jangan seperti saya.Alhamdulillah di tempat ada orang jualan roti,ya lumayan untuk mengganjal perut,kondisi sudah agak mendingan, mual-mual itu sedikit hilang.Ini nih waktunya 15 menit lagi tesnya dimulai, saya melihat orang pada belajar semua, saya pokoknya tidak mau belajar.

Setelah tes tulis, saya melihat orang-orang keluar pada nangis, mungkin soalnya susah atau apalah, dan memang saya akui soal itu bener-bener susah, tapi saya ikhlas serasa hari itu tak ada beban sama sekali, gak tau kenapa otak serasa fresh. Nah, saya kan tidak lupa tuh tandaiin soal mana saja yang saya isi, agar saya tau bener berapa dan salah berapa, tapi saya tidak mau mengoreksinya, takut down diluan ngeliat hasilnya.kertas ujiannya saya simpen di lantai dekat lemari,gak lama setelahnya kertas ujianya diberakin kucing temen,jadi hilang kenang-kenangan ujian.sorenya main ke kosan temen, dan ternyata disitu mereka pada meriksa bener apa kagak ujian tadi,saya jadi panik,tapi tetap saya gak mau periksa. , saya langsung pulang dan tidur di kontrakkan, saya selalu menyendiri tuh di kontrakkan.

Pengumuman tahap 1 ialah 2 minggu setelah USM, jadi  saya disorenya tuh latihan kebugaran, agar saya sudah siap untuk tes tahap 2, tapi saya masih ragu jika saya lulus.yah saya bertawakal ajalah serahkan semuanya hanya kepada Allah, saya yakin kok, dia pasti mengabulkan permintaan seorang hamba di saat yang tepat. ternyata ada kabar mengejutkan, pas aku pulang dari jogging, ternyata pengumuman sudah keluar,dan ternyata hasilnya LULUS.Saya tidak percaya dan saking tidak percayanya saya ngecek sendiri di Linknya, ternyata bener-bener LULUS  saya sudah banyak berbohong kepada ibu saya, saya sangat bersalah. tapi semua itu ada tujuannya, karena saya tidak mau menjadi anak yang membebani orang tua, anak yang menyusahkan.Saya menelpon orang tua memberitahu bahwa saya lulus.Mereka sangat bangga kepada saya dan senang.

Perjalanan masih panjang, masih ada tes tahap 2 yaitu tes kebugaran.moment sedih saat tes kebugaran ialah saat saya keluar dari pintu gerbang lapangan di semarang orang tua dari peserta melihat anak-anaknya saat tes, parkiran penuh orang tua yang sangat perhatian banget sama anaknya, saya cuma bisa senyum bahagia dan memikirkan andaikan ada orang tua saya disini melihat saya dengan bangganya bahwa saya bisa sampai di titik ini, saya sudah sangat senang. tapi saya bukan anak yang manja, jadi saya dengan semangatnya mengikut tes tahap 2.

Pengumuman tes tahap 2 cukup lama yaitu sekitar 2 minggu setelah ujian.Dengan sabar saya menunggu hari-hari demi hari berganti.Saya memang tidak terlalu berharap karena memang saya mengincar SBMPTN yang akan berlangsung setelah ujian tahap 2 yaitu 31 Mei 2016.Menyicil belajar setiap hari dilakukan,bahkan saya sering Titip absen kuliah agar dapet belajar dikontrakkan.Bisa dibilang kuliah saya jadi berantakan.2 praktikum saya tidak mengikuti,dikatakan nekad ya memang nekad.jeng jeng jeng hari pengumuman stan tahap 2 datang.Dengan santai saya masuk ke website STAN dan ternyata saya LULUS.Teman-teman saya pun mengucapkan selamat dan bahkan ada yg meledek saya menyogok untuk dapat masuk Politeknik Keuangan Negara STAN.Dengan ini berarti saya harus bersiap bersiap untuk dapat mengerjakan ujian yang terakhir yaitu ujian TKD.ujian ini baru dilaksanakan tahun ini.ada untung dan ruginya juga sih,jadi kita fix masuk jadi PNS tapi mesti siap menghadapi lebih banyak ujian untuk dapat masuk Politeknik Keuangan Negara STAN.

Selang beberapa hari ujian yang benar benar saya nantikan yaitu SBMPTN pun datang.Saya mendapat lokasi di Universitas PGRI Semarang.sebelum kesana pada hari H saya mensurvei lokasi bersama teman seperjuangan saya.Dia mendapat lokasi di SMPN 6 Semarang.Ya beda lokasi sih tapi namanya temen harus kompak dan solid apalagi kalo seperjuangan.Kali ini saya lebih siap,sarapan pun sudah tapi satu yang belum yaitu istirahat yang cukup.Pada malam harinya saya tidak bisa tidur nyenyak kepikiran ujian selalu,mungkin bisa dikatakan saya belum tidur.Dengan tekad saya mengerjakan ujian yang ternyata gagal total hasilnya.saya tidak mendapatkan apa apa atau bisa dibilang saya tidak lulus pada semua pilihan saya.

Fokus pun teralihkan pada ujian masuk Politeknik Keuangan Negara STAN walau saya harus menunggu lebih lama untung pulang kerumah.Sekitar 10 hari lebih lama dari seharusnya saya pulang.Jalan-jalan dan main main untuk refreshing pun saya lakukan.Tour de java lah muter muter sekitar Jawa Tengah.Belajar belajar trus saya lakukan dan memupuk semangat.Selang beberapa hari ujian pun berlangsung di BDK semarang yang berlokasi di arah kota tua semarang.Ujian pun lancar dikerjakan walu agak bingung,ini pengalaman pertama saya mengerjakan CBT alias Computer Based Testing jadi ujian berbasis komputer gitu.Soal tes intelejen,tes kewarganegaraan,tes psikologi selesai dikerjakan walau beberapa soal cukup sulit dan saya ngasal mengerjakanya.ternyata hasilnya saya mendapat nilai 375.Ya memang tidak terlalu tinggi tapi lumayan di sesi saya mendapat 10 besar.Nilai tertinggi yang saya lihat sekita 410 tapi saya lupa nilai itu berada di sesi berapa.

Dengan berakhirnya Tes TKD telah selesai pula tes tes yang diharuskan untuk masuk Politeknik Keuangan Negara STAN tinggal berdoa yang bisa saya lakukan setelah ujian. Pulang pun hati merasa senang dan lega walau sedikit was was karena menunggu pengumuman tanggal 30 juni,waktu yang cukup lama buat saya sekitar sebulan digantung nasibnya.

Kembali ke Jakarta naik kereta.Saya tidak tahu bakal kembali kesini atau tidak,soalnya saya merasa mungkin saya bakal kangen dengan teman teman disemarang.Setibanya di Jakarta saya dijemput teman yang sudah menunggu lama sejak terakhir ketemu 6 bulan lalu.Memang tidak ada teman seasik teman masa SMA.

Liburan saya isi dengan berwisata kebanyak tempat sambil menunggu pengumuman yang terakhir STAN.ternyata waktu berlalu dengan cepat dan tiba saatnya hari pengumuman yang ditunggu.Tanpa basa basi saya langsung melihat pengumuman dan ternyata kembali LULUS.Tapi bukan rasa senang yang didapat malah cuman bingung karena penempatan yang didapat gak disangka sangka di Pontianak.Seumur hidup belum pernah saya ke Kalimantan apalagi ke Pontianak.Tapi mau gimana lagi saya harus bertanggung jawab atas pilihan saya dan menjalani ini sampai selesai. Persiapan-persiapan daftar ulang saya lengkapi dan akhirnya saya pun berangkat ke pontianak yang berada di Kalimantan melalui pesawat.perjalanan sampai ke BDK sekitar 2,5 jam dan saya pun melakukan registrasi.Dengan ini saya pun resmi menjadi mahasiswa STAN.

Tinggalkan Balasan