Home » Artikel » PKN STAN Pilihanku

PKN STAN Pilihanku

Masuk STAN Pilihanku – Saya mengetahui PKN STAN sudah sejak kecil karena ibu saya suka bercerita tentang saudara saya yang masuk PKN STA. bahkan saat saya liburan menuju palembang, ibu saya bertemu sekelompok orang yang akan mengikuti USM PKN saat saya masih kecil. karena masih kecil, saya hanya menganggapnya sebagai cerita biasa sampai akhirnya saya berada di kelas 3 SMA. Saat kesibukan muncul untuk mengurus persiapan SNMPTN dan kemungkinan mengikuti SBMPTN, muncul pengumuman tentang sekolah ikatan dinas. Disitulah saya mengingat cerita tentang STAN yang diceritakan ibuku dul Akhirnya saya harus mengambil kertas ulang dan menempelkan pasfoto, lalu melakukan cap jari lagi.

Saya mengetahui PKN STAN sudah sejak kecil karena ibu saya suka bercerita tentang saudara saya yang masuk PKN STA. bahkan saat saya liburan menuju palembang, ibu saya bertemu sekelompok orang yang akan mengikuti USM PKN saat saya masih kecil. karena masih kecil, saya hanya menganggapnya sebagai cerita biasa sampai akhirnya saya berada di kelas 3 SMA.

Saat kesibukan muncul untuk mengurus persiapan SNMPTN dan kemungkinan mengikuti SBMPTN, muncul pengumuman tentang sekolah ikatan dinas. Disitulah saya mengingat cerita tentang STAN yang diceritakan ibuku dul Akhirnya saya harus mengambil kertas ulang dan menempelkan pasfoto, lalu melakukan cap jari lagi.

Untuk test tahap pertama ibu saya membelikan buku soal ujian tulis USM PKN STAN. Pada hari ujian, di perjalanan saya mengerjakan soal dari buku yang saya beli . Saya mengerjakannya dengan buru-buru karena waktu yang tersisa selama perjalanan.

Saat test ujian tertulis saya cukup gugup dikarenakan peraturan saat melakukan test, seperti tidak boleh keluar ruangan saat test berlangsung, jika keluar dari ruangan sebelum ujian selesai, dengan alasan apapun, maka akan dianggap telah selesai mengikuti ujian.

Setelah ujian tersebut saya mempersiapan kembali untuk mengikuti SBMPTN sambil menunggu pengumuman hasil tahap pertama. Pengumuman hasil tahap pertama diumumkan beberapa hari setelah pelaksanaan SBMPTN atau kira-kira satu minggu setelah ujian tulis. Pada saat hari pengumuman, teman saya mengatakan bahwa pengumuman sudah keluar, sedangkan saat saya memeriksa di website, belum ada  hasil pengumumannya.

Teman saya mengatakan bahwa saya lulus. Karena tidak percaya, saya meminta link pengumumannya, ternyata benar. Saya langsung mengabarkan ibu saya tentang hasil pengumuman. Lalu saya mulai mempersiapkan diri untuk test tahap kedua, yaitu test fisik.

Saya disuruh untuk mulai jogging sore di halaman rumah. Lari terus menerus setiah hari sore. Saya melakukannya saat sudah dekat denga hari test tahap kedua. Lalu datanglah pengumuman SBMPTN dan saya tidak diterima, saya pun mendaftar UTUL dan UM UNDIP

Pada hari test fisik, ada yang sudah datang dari jam 4 subuh. saya juga berkenalan dengan seorang teman, dia bertanya kepadaku, berapa banyak putaran yang saya dapatkan kemarin. Saya bingung. Ternyata sehari sebelum hari test fisik, diadakan simulais test lari untuk menghadapi test fisik keesokan harinya. Dia juga mengatakan bahwa informasinya sudah disebarkan melalui line.

Test fisiknya terdiri dari test kesehatan, lari mengelilingi lapangan sepak bola selama 12 menit dan lari membentuk angka 8 selama 3 kali. Test kesehatannya seperti periksa minus plus mata, berat badan, tinggk badan, dll.

Saya mendapat giliran hari jum’at. Test fisiknya sangat melelahkan. Saya hanya mendapatkan tiga putaran, padahal sedikit lagi saya bisa mendapatkan empat putaran. Setelah lari mengelilingi lapangan, saya menunggu untuk giliran lari membentuk angka delapan sebanyak tiga kali.

Lari angka delapan yang diperhitungkan adalah waktu yang ditempuh untuk melakukan tiga kali lari membentuk angka delapan. Setelah selesai, saya langsung pulang karena hari itu juga saya harus ke Yogyakarta untuk mengikuti test UNDIP dan UGM. Syukurlah test fisik kelompok saya selesai siang hari, sebelum shalat jum’at.

Sorenya saya berangkat ke Yogyakarta menggunakan kereta, sedangkan besok adalah hari test UNDIP dan lusa adalah test UGM. Hari itu sangat melelahkan. Bahkan saat mengikuti UM UNDIP masih terasa bergoyang goyang.

Pulang dari Yogyakarta, saya menunggu pengumuman hasil test fisik dengan khawatir. Karena saat lari mengelilingi lapangan, saya tidak mencapai 4 putaran, walaupun saya sudah menahan diri untuk tidak jalan saat test mengelilingi lapangan.

Saat pengumuman muncul, saya tidak melihat tepat waktu, dikarenakan tidur. Saat saya bangun, saya segera melihat pengumuan. Saya lebih tidak mempercayai bahwa saya lolos tahap kedua dibandingkan pengumuman tahap pertama. Saya mulai kebingungan dalam menghadapi tahap ketiga, yaitu test keterampilan dasar atau yang sering disebut TKD.

Saya tidak pernah memperhatikan pelajaran PKN dengan serius, sedangkan dalam test TKD terdapat 3 jenis soal dan salah satunya adalah tentang PKN. Adapula test seperti TKD dalam SBMPTN dan juga test seperti CPNS. Karena itu saya mendownload rangkuman tentang PKN untuk TKD PKN STAN. Sebelum tidur saya membaca rangkuman tersebut berkali-kali.

Pada sampai hari Kamis, saya pergi ke Bintaro untuk test TKD. Saya mendapatkan giliran kedua, yang dimulai kira-kira jam 10.  Sambil menunggu di tempat parkir, saya membaca contoh soal TKD dari tahun-tahun sebelumnya.

Lalu saya pergi ke depan gedung tempat dilaksanakan test TKD.Sekitar lima belas menit setelah menunggu di depan gedung, giliran saya pun tiba. Saya dan teman-teman yanh berada pada ruangan yang sama diarahkan kedalam ruangan seminar. Panitia menjelaskan tentang tata cara melaksanakan test TKD.

Lalu saya bertemu teman baru, kamipun mengobrol sambil meunggu giliran utuk mengisi absen dan meninggalkan tas, karena yang diperbolehkan dibawa hanyakah pensil dan nomor pendaftaran.

Dia mengatakan bahwa test TKD hasilnya akan diumumkan langsung karena menggunakan sistem CBT (computer based test). Mendengar perkataannya, saya pun kaget, karena saya benar-benar tidak tau soal CBT, dan memikirkan melihat hasil yang mengatakan bahwa saya tidak lolos. Saya tidak mengetahuinya mungkin karena saya tidak membaca pengumuman dengan benar-benar.

Setelah melakukan absen, saya menuju ruangan test yang telah ditentukan, ruangannya terdapat ac. Lalu kami dijelaskan kembali tata cara mengikuti test CBT terssebut. Kami juga diberikan kertas kosong untuk mengerjakan soal hitung-hitungan. Saat setelah sampai kembali ke soal PKN, saya mulai membacanya, sambil mengingat-ingat isi rangkuma yang saya baca. Untungnya banyak pertanyaan yang umum dan juga ada dalam rangkuman yang aku baca.

Setelah saya selesai mengerjakan semua soal, masih tersisa waktu. Sedangkan teman yang duduk disebelah saya sudah menekan finish dan dia lolos.Tetapi saya tidak berani untuk menekan finish, karena mengingat cerita teman saya. Dia mengatakan saat dia test TKD, ada yang tidak lulus di ruangannya. Muka orang tersebut langsung lesu dan bersedih.

Saya tidak kuat membayangkan hasil yang tidak memuaskan. Melihat sekitar ruangan dan melihat sudah ada juga yang sudah menekan finish dan mereka lolos. Semakin saya takut jiga diruangan ini hanya asaya yang tidak lolos. Akhirnya saya menunggu sampai waktunya habis dengan sendirinya sambil berdoa terus menerus.

Akhirnya waktunya habis dan muncul hasilnya. Saya sangat senang saat melihat hasil pengumuman, walau baru satu kata, yaitu “selamat”. Teman seblah saya memberikan ucapan selamat. Saya mulai mencatat hasil yang saya peroleh pada test TKD. Untung saja nilai PKN saya 80 dan KKM-nya adalah 70. Setelah itu saya baru mencatat hasil yang saya peroleh dalam test TKD tersebut. Syukurnya teman saya juga lulus.

Setelah itu saya melihat keluar, karena hasilnya diumumkan di tv dekat pintu gedung test tersebut. Saya menunggu nama saya muncul sambil melihat hasil orang lainnya. Nama yang lolos berwana hijau, dan yang tidak lolos berwarna merah. Aku melihat ada yang tidak lolos lumayan banyak. Tidak lama itu nama saya muncul, lalu saya pulang ke rumah. Menunggu pengumuman hasil akhir

Awalnya pengumuman PKN STAN akan bersamaan dengan pengumuman UM UNDIP, tetapi walau setiap 4 jam sekali saya melihat website PKN STAN, pengumumannya tetap belu ada. Sepertinya pengumumannya diundur tanpa tau sebabnya mengapa. Lalu saat saya melihat pengumuman UM UNDIP ternyata saya tidak lolos UNDIP. Besoknya saya melihat pengumuman UTUL UGM dan ternyata saya dinyatakan lulus UGM. Senangnya karena saya tidak perlu khawatir untuk melakukan test lainnya untuk mecari kuliah. Tapi pada saat itu, pengumuman PKN STAN pun tetap belum ada kabar tetapi saat tengah malam hari itu juga, pengumuman hasil akhir USM PKN STAN keluar.

Saya diterima di D1 Pajak dan ditempatkan di Pontianak. Tiga teman saya juga diterima di PKN STAN. Setelah itu,saya mulai memikirkan yang mana yang akan saya ambil. Banyak yang menyarankan saya untuk mengambil STAN tetapi tidak sedikit juga yang menyarankan saya untuk mengambil UGM karena S1.

Akhirnya saya pulang ke Lampung. Saat di Lampung, ibu saya mengajak untuk bertemu dengan paman saya. Mendengarkan penjelasan dari paman saya yang merupakan lulusan STAN. Saya mulai berpikir lagi dan lagi. Setiap orang bertanya saya kuliah dimana, saya selalu menjawab tidak tahu, karena menurut saya ini pilihan yang sulit.

Hari demi haripun berlalu, tanggal semakin mendekati hari pendaftaran ulang UGM. Saya mengabaikannya,. Setelah lewat hari daftar ulang UGM saya menerima pesan dari UGM bahwa waktu pendaftaran ulang diperpanjang. Akupun semakin bingung. Akhirnya saya shalat untuk meyakinkan diri untuk mengambil PKN STAN.

Walau D1 dan tempatnya sangat jauh dari asal saya. Saya memilih STAN sambil memikirkan bahwa STAN sudah pasti mendapatkan pekerjaan, sedangkan kuliah biasa belum tentu cepat mendapatkan pekerjaan. Akhirnya saya memutuskan untuk mengambil D1 Pajak PKN STAN Pontianak.

Saat saya daftar ulang saya berkenalan dengan banyak teman sampai akhirnya saya kembali lagi ke Pontianak untuk melaksanakan Dinamika.Teman-teman yang ada disini sangat baik dan ramah. Bisa bertemu banyak orang dari daerah yang berbeda-beda juga membuatnya semakin seru. Walau Pontianak panas, tetapi tetap menyenangkan. Dan sampai saat ini, saya tidak merasa menyesal sama sekali karena telah memilih PKN STAN dibandingkan dengan yang lainnya. **

Cek di Instagram @bimbelbebas karena Banyak banget info terbaru dan tips n trick tentang PKN STAN loh! Tersedia juga program bimbel lengkap dan terjangkau. Go follow @bimbelbebas sekarang juga!

https://www.instagram.com/bimbelbebas/

Buat kamu yang BELUM gabung di grup pejuang STAN, yuk join di sini

http://bimbelbebas.com/join/

Kamu bisa saling berbagi informasi dengan teman seperjuanganmu dari berbagai daerah. Juga ada informasi seputar STAN dan link tryout yang akan diberikan setiap minggunya. Jangan sampai ketinggalan ya 🙂

Tinggalkan Balasan