Home » Artikel » PERJUANGAN SETELAH LULUS SMA

PERJUANGAN SETELAH LULUS SMA

Tahun 2016 adalah tahun dimana saya harus merasakan perjuangan yang sangat amat berat. Mulai dari berjuang untuk ujian-ujian sekolah, ujian nasional, sampai pada ujian masuk perguruan tinggi. Tidak mudah untuk melewati semuanya walaupun sudah berjuang mati-matian, khususnya pada ujian masuk perguruan tinggi. Dari awal saya sudah memiliki rencana untuk memilih perguruan tinggi mana saja yang akan saya daftarkan. Dan prioritas pertama saya adalah penerimaan kedinasan PKN STAN. Siapa yang tidak mengenal PKN STAN? Sekolah Tinggi Akuntansi Negara yang bernaung di bawah kementrian keuangan dan masih menjadi pilihan utama banyak siswa lulusan SMA untuk melanjutkan kuliahnya. Penerimaan kedinasan yang dapat meluluskan banyak orang untuk menjadi pegawai negeri, hingga mendapat masa depan yang lebih baik.

penerimaan kedinasan pkn stan

Awalnya saya tidak tertarik pada perguruan tinggi selain perguruan tinggi negeri. Semenjak saya duduk di bangku sekolah dasar, orang tua saya selalu mendorong saya untuk masuk ke perguruan tinggi negeri dengan alasan biayanya akan lebih murah dibanding dengan perguruan tinggi swasta. Padahal, masih ada perguruan tinggi lain yang dapat lebih menghemat biaya yaitu penerimaan kedinasan. Salah satunya adalah penerimaan kedinasan PKN STAN, yang pada waktu itu masih bernama STAN.

Saya dan keluarga baru saja mengenal PKN STAN saat saya duduk di kelas 12. Pada bulan Desember 2015, beberapa mahasiswa PKN STAN mengunjungi sekolah saya. Mereka memberitahu semua informasi tentang penerimaan kedinasan PKN STAN, dan juga akan mengadakan Try Out Nasional USM PKN STAN. Saya pun tertarik karena ada banyak sekali teman-teman saya yang juga mengikutinya. Tidak disangka-sangka, ternyata saya dinyatakan lulus dalam try out tersebut walaupun dengan skor rata-rata. Saya pun semakin termotivasi untuk ikut penerimaan kedinasan PKN STAN karena hal tersebut.

Saya bercerita kepada keluarga saya. Saya memberitahu kepada mereka bahwa banyak sekali keuntungan yang didapat apabila saya menjadi mahasiswi PKN STAN. Saat saya berkata bahwa kuliah di PKN STAN adalah tanpa biaya, para lulusannya memiliki prospek kerja yang baik, dan bisa menjadi PNS, orangtua saya langsung mencari informasi lainnya tentang penerimaan kedinasan PKN STAN. Kemudian mereka mulai setuju, apalagi saat mereka tahu bahwa terdapat jurusan bea cukai dan pajak di PKN STAN. Dulu, orangtua saya hanya menginginkan saya untuk masuk perguruan negeri terbaik dan menjadi seorang dokter. Tetapi, saat mereka melihat nilai-nilai SMA saya, mereka sudah tidak banyak berharap lagi. Saya pun tidak terlalu minat untuk menjadi seorang dokter. Bahkan sejujurnya saya tidak memiliki cita-cita yang jelas. Mereka sudah menyerahkan semuanya kepada saya. Mereka menyarankan agar saya memilih jurusan yang saya inginkan namun sesuai dengan kemampuan saya. Yang saya dan keluarga saya pikirkan hanyalah bisa mudah mendapat pekerjaan yang baik. Sehingga setelah keluarga tahu bahwa PKN STAN akan langsung menempatkan para lulusannya di bawah kementrian keuangan tanpa harus mendaftar kerja lagi, saya dan keluarga sepakat agar saya harus mendaftar penerimaan kedinasan PKN STAN 2016.

Kemudian saya selalu mencari informasi tentang syarat-syarat untuk bisa diterima di PKN STAN. Di sisa semester saya di sekolah, saya berusaha meninggikan nila-nilai ujian sekolah agar memenuhi syarat tersebut. Saya juga sering berlatih soal-soal USM dari berbagai buku dan sumber lainnya. Bersama teman-teman saya yang juga ingin masuk PKN STAN, kami saling membantu dan mendukung satu sama lain dalam melakukan perndaftaran dan melengkapi berkas-berkas.

Setelah seluruh ujian sekolah dan ujian nasional selesai, saya mulai fokus kepada USM PKN STAN 2016. Pada tanggal 20 April, saya melakukan verifikasi berkas ke Semarang. Dengan diantar oleh ibu, berangkat dari rumah jam 5 pagi dan menempuh satu jam perjalanan untuk sampai ke stasiun kereta dengan menggunakan motor. Dari stasiun Pekalongan sampai ke stasiun Semarang jam 7 pagi. Kemudian saya dan ibu naik angkutan ke GKN Semarang. Saya melihat begitu banyak anak yang antusias, dan saya juga mendapat banyak kenalan di sana. Setelah mengantri panjang dan menunggu sangat lama untuk melakukan verifikasi berkas, akhirnya selesai pada jam 12 siang.

Pada tanggal 15 Mei, saya mengikuti USM PKN STAN 2016 bertempat di Universitas Dian Nuswantoro, Semarang. Kali ini saya berangkat bersama seorang teman. Sesampainya di Semarang, kami tidak menemukan angkutan untuk menuju tempat penginapan, sehingga kami harus berjalan kaki dengan jarak hampir 2 km dari stasiun Poncol ke tempat penginapan dengan membawa tas yang lumayan berat bagi kami.

Dikatakan jam 8 sudah harus ada di ruang ujian. Dari penginapan ke tempat tes, saya berjalan kaki sendiri karena jaraknya yang dekat. Saya tidak belajar apa-apa lagi, dan saya hanya berdoa agar diberi kemudahan dalam mengerjakan soal-soalnya. Saat mengerjakan TPA, untuk soal matematika saya kerjakan diakhir. Petugas yang menjaga ruangan saya tidak memberi tahu waktu sama sekali. Sehingga saat petugas mengatakan waktunya sudah selesai, saya baru mengerjakan 3 soal matematika saja. Hal tersebut membuat saya sangat kesal. Namun saya berusaha agar tetap tenang sehingga tidak mengganggu konsentrasi saya dalam mengerjakan tes selanjutnya, yaitu TBI. Saat keluar dari ruangan ujian, tidak ada sedikitpun senyum yang keluar dari wajah saya. Saya merasa kecewa dan sedih karena tidak maksimal dalam mengerjakan tes tersebut. Saya merasa tertekan ketika orang lain mengetahui sesuatu yang akan saya lakukan dan saya gagal melakukan yang terbaik. Saya tidak mau gagal di tahap pertama ini. Saya tetap berdoa dan optimis akan lolos.

Tanggal 25 Mei adalah hari pengumuman kelulusan ujian tahap 1. Berkat doa saya dan juga dari keluarga, nama saya tercantum dalam daftar peserta ujian yang lolos tahap 1. Saya merasa bersyukur dan semakin bersemangat untuk mengikuti ujian tahap selanjutnya. Saat itu saya juga mengingat orang tua saya. Merekalah orang yang membebaskan mimpi-mimpi saya, terutama ibu. Ibulah yang datang jauh-jauh dari Palembang menuju Pekalongan hanya untuk menemani saya saat sedang menjalankan ujian nasional sampai pada ujian masuk perguruan tinggi.

6 hari setelah pengumuman ujian tahap 1, yaitu tanggal 31 Mei, saya mengikuti tes SBMPTN di Banyumanik, Semarang. Saya memilih tes di wilayah Semarang agar mudah untuk mengikuti tes PKN STAN tahap 2 di Gor Tri Lomba Juang, Semarang. Ibu tidak pernah bosan menemani saya. Tes SBMPTN berjalan lancar, dan sayapun optimis dengan hasilnya.

Tanggal 2 Juni adalah jadwal TKK saya. Ada sekitar 200 peserta di sana. Dan lagi-lagi kami harus mengantri. Dalam tes kesehatan, saya dinyatakan sehat dan bisa mengikuti tes kebugaran. Saya dan 9 orang lainnya mendapat giliran lari jam 9 pagi, dan itu sudah panas sekali di Semarang. Saat berlari 12 menit, saya selalu berdoa dan berzikir. Saya berusaha untuk tetap lari walaupun lambat yang penting tidak berjalan. Akhirnya saya mendapat 4 putaran lapangan tersebut. Setelah lari 12 putaran, saya langsung dipanggil untuk shuttle run. Yang saya takutkan adalah terpelesat saat shuttle run, tetapi untungnya tidak terjadi apa-apa.

Pengumuman TKK adalah pada tanggal 15 Juni. Nama saya tertera kembali pada pengumuman tersebut dan mendapat jadwal TKD tanggal 27 Juni. Sebelum tes tahap 3 tersebut, selama seminggu saya mempelajari buku tes CPNS. Harapan dan patokan saya hanyalah dari buku tersebut.

Saat membaca soal-soalnya, tidak ada satupun dari buku yang saya selesaikan itu keluar. Soal-soal yang saya dapatkan sangat berbeda dengan buku yang saya baca. Namun, keberuntungan seperti berpihak pada saya. Saya merasa bisa menjawabnya tanpa ragu-ragu. Hanya sebagian kecil soal saja yang benar-benar saya tidak tahu. Bahkan saya sudah selesaikan semua soal 5 menit sebelum waktunya habis. Agar cepat keluar, saya langsung menekan tombol selesai. Dan hasilnya pun langsung ditampilkan. Saya lemas dan hampir tidak bisa berdiri saat melihat tulisan “lolos nilai mati” dan mendapat skor 377. Saya sama sekali tidak menyangka. Walaupun tidak ada satupun soal yang keluar, tetapi usaha saya belajar itu tidak mengkhianati hasilnya. Tidak seperti tes tahap 1, pada tes tahap akhir ini saya keluar dari ruangan ujian dengan senyuman yang sangat amat lebar dan penuh rasa bersyukur.

LULUS PENERIMAAN KEDINASAN PKN STAN

Pada tanggal 1 Juli adalah pengumuman kelulusan dari semua tahap. Saat melihat sendiri pengumumannya, nama Annisa Raeski Iswinanti tercantum lagi, dengan jurusan D1 Pajak dan tempat perkuliahan di Pontianak. Sejujurnya saya agak kaget dengan penempatannya karena saya sama sekali tidak pernah kepikiran untuk pergi ke kota Pontianak dan bukan merupakan ekspektasi saya untuk kuliah di sana. Tapi penempatan itu sudah resiko saat saya berani mendaftar penerimaan kedinasan di PKN STAN. Saya sangat amat bersyukur dapat diterima SBMPTN dan PKN STAN. Untung saja hari registrasi ulang PTN masih sangat jauh setelah pengumuman kelulusan PKN STAN. Sehingga tidak membuat saya bingung untuk memilih salah satu dari keduanya. Walaupun saya sudah diterima di perguruan tinggi negeri, saya tetap memilih PKN STAN. Apapun jurusan saya, dimanapun saya ditempatkan, saya berusaha untuk tidak kecewa karena mengingat banyak sekali orang yang ingin menjadi bagian dari sekolah terbaik ini, dan saya bangga bisa menunjukkan bahwa saya telah mengalahkan beribu-ribu orang di sana. Perjuangan untuk masuk penerimaan kedinasan PKN STAN 2016 sangatlah sulit. Sekarang saya sudah berhasil menembus gerbangnya. Masih banyak perjuangan lain yang harus saya teruskan di sekolah ini, sampai saya lulus, dan bisa mengejar masa depan saya. Saya yakin saya bisa sukses di tempat ini, dan bisa mencari kehidupan yang lebih baik demi kedua orangtua saya, keluarga saya, agama saya, dan juga demi bangsa ini. **

Cek di Instagram @bimbelbebas karena Banyak banget info terbaru dan tips n trick tentang PKN STAN loh! Tersedia juga program bimbel lengkap dan terjangkau. Go follow @bimbelbebas sekarang juga!

https://www.instagram.com/bimbelbebas/

Buat kamu yang BELUM gabung di grup pejuang STAN, yuk join di sini

https://bimbelbebas.com/join/

Kamu bisa saling berbagi informasi dengan teman seperjuanganmu dari berbagai daerah. Juga ada informasi seputar STAN dan  link tryout yang akan diberikan setiap minggunya. Jangan sampai ketinggalan ya 🙂

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.