Home » Artikel » Simak Poin Penting SNMPTN & UTBK-SBMPTN 2021

Simak Poin Penting SNMPTN & UTBK-SBMPTN 2021

Pada 4 Januari 2021 Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi melakukan live streaming pada akun channel youtubenya yaitu LTMPT OFFICIAL pukul 10 pagi tadi. Acara live streaming tersebut ditonton hampir 300 ribu penoton, dan dihadiri oleh 4 narasumber dan perwakilan kepala sekolah seluruh Indonesia. Live streaming yang berjudul Peluncuran SNMPTN dan UTBK-SBMPTN Tahun 2021 ini disampaikan beberapa poin penting terkait pelaksanaan SNMPTN dan UTBK-SBMPTN tahun 2021. Berikut rangkuman poin-poin penting yang harus kalian ketahui dan catat agar tidak ada yang salah mengambil langkah nantinya.

  1. Semua siswa angkatan 21 bisa mendaftar mulai 4 Januari, baik yang eligible maupun tidak.
  2. Semua sekolah vokasi di universitas, yang memiliki program d4, maka mengikuti sistem LTMPT.
  3. Siswa bisa daftar SNMPTN dan sbmptn dengan pilihan program yang berbeda, misalnya pilihan 1 S1 dan pilihan 2 nya d4 atau S1 Terapan.
  4. Pada SNMPTN, bobot SMK lebih tinggi jika mendaftar di politeknik yang sesuai dengan jurusannya.
  5. Top 1000 sekolah digunakan sebagai data valid oleh para rektor untuk menentukan indeks sekolah.
  6. PKN STAN hanya meminta data hasil skor dari utbk soshum, namun belum dijabarkan lebih lanjut.
  7. Siswa SMA dari jurusan IPA berpotensi memilih jurusan SOSHUM saat SNMPTN, karena jumlah siswa SMA IPA lebih banyak dari pada siswa IPS dan Bahasa, maka siswa IPA memiliki kemungkinan besar untuk masuk di jurusan SOSHUM.
  8. Sangat tidak dianjurkan siswa IPS mengambil lintas jurusan ke SAINTEK.
  9. Kuota SNMPTN pada setiap universitas minimum 20%, sehingga sangat mungkin rektor akan menambahkan kuotanya hingga 22% atau 25% untuk mengantisipasi siswa yang tidak jadi mendaftar.
  10. Lolos SNMPTN = diblokir dari Sekolah Kedinasan yang memerlukan data skor UTBK.
  11. PENTING! Untuk yang ingin masuk ke kedinasan dan ke luar negeri, lebih baik tidak usah mendaftar di SNMPTN.
  12. Seleksi SBMPTN dilakukan oleh para rektor berdasarkan hasil skor.
  13. Jika sudah lolos SBMPTN, maka tetap diperbolehkan mendaftar PKN STAN, dan diberikan kelonggaran.
  14. Untuk tahun 2022, kemungkinan besar akan diadakan tes UTBK terlebih dahulu, baru bisa digunakan untuk mendaftar ke SBMPTN maupun Sekolah Kedinasan.

Setelah membaca poin-poin di atas jangan lupa beri tahu teman kamu yang lain juga ya. Semangat pejuang PTN 2021!

Tinggalkan Balasan