» » LOLOS USM PKN STAN DI KESEMPATAN TERAKHIR

LOLOS USM PKN STAN DI KESEMPATAN TERAKHIR

Bisa lolos USM PKN STAN dan bisa menjadi Mahasiswa PKN STAN adalah impian bagi puluhan bahkan ratusan ribu lulusan SMA Sederajat tak terkecuali Aku sendiri. Aku lulusan SMK Negeri 2 Pekalongan jurusan Akuntansi Tahun 2015. Perjuanganku dimulai pada hari Minggu, tanggal 28 Desember 2014. Hari itu Try Out USM PKN STAN perdanaku. Sebelum Try Out Aku tidak tahu sama sekali seperti apa soal-soal yang akan diujikan, maka dari itu, Aku putuskan untuk membeli buku USM PKN STAN. Persiapanku hanya 3 hari saja. Dalam waktu yang singkat itu Aku ragu apakah Aku akan lolos TO. Hari H TOpun tiba. ow iya, TO tersebut dilaksanakan di Sekolahku, Aku berangkat satu jam sebelum TO dimulai.

Setelah sampai Akupun langsung mengisi daftar hadir dan mencari ruanganku untuk bertempur selam 2,5 jam. TO akan dimulai 15 menit lagi dan seluruh pesertapun memasuki ruangan pertempuran. LJK dan Soal tak lama dibagikan dan peserta disuruh untuk mengisi identitas masing-masing di LJK. Waktu menunjukkan pukul 08.00 tanda pertempuran pun dimulai. Setelah waktu selesai kita pun kumpul di Aula untuk mendengarkan sosialisasi dari Kakak-kakak PKN STAN sembari menunggu hasil TO keluar, tak lama hasil TOpun keluar. Aku menyusuri kertas hasil TO itu untuk mencari dimana keberadaan namaku. Dan ternyata namaku berada di deretan bawah. Aku berada di peringkat 240 dari 438 peserta dan dinyatakan TIDAK LOLOS. Sedih? Iya, tapi ini baru permulaan masih banyak waktu untuk persiapan USM PKN STAN yang sesungguhnya. Waktu berjalan dengan cepat, UNpun telah berlalu begitu juga dengan pengumuman kelulusan. Tapi, kabar Pendaftaran Mahasiswa/i baru PKN STAN belum ada.

Sampai akhirnya rasa malas belajar pun mulai menghampiri karena menantikan sebuah kepastian sebenarnya PKN STAN tahun ini buka pendaftaran atau tidak. Akhirnya bulan Agustus pegumuman pendaftaran muncul di website PKN STAN. Akupun melakukan pendaftaran online bersama kurang lebih 5 temanku. Setelah itu pengumuman jadwal verifikasi keluar, waktu itu verifikasi di Kanwil Dirjen Bea & Cukai, Semarang. Hari H tes tulis pun tiba, Aku melakasanakan tes di SMA Negeri 1 Semarang. Perasaanku sangat gugup, hingga akhirnya soal yang dapat aku kerjakan pun hanya sedikit. Hari-hari setelah tes itu pun aku terus berdo’a dan berdo’a agar diberi kelolosan. Tapi, takdir berkata lain. Waktu itu pengumuman kelulusan tahap 1 dipercepat 2 hari dari jadwal yang ditentukan. Dan tidak ada seorang pun yang mengabarkan kalau aku lolos. Dari situ aku sudah berpikir pasti aku tidak lolos. Ternyata dugaanku benar, Jalanku untuk menaklukkan USM PKN STAN 2015 kandas di tahap pertama.

Aku sedih waktu itu, orang yang aku ajari dan aku perkenalkan dengan PKN STAN malah lolos. Tapi, entahlah mungkin itu memang rejeki Dia. Hari-hari setelah kegagalanku itu, Kegiatanku hanya makan tidur terus. Tapi sampai kapan Aku akan begini terus? Aku hanya menyusahkan beban orang tuaku saja. Aku harus tetap melangkah. Aku memang tidak mendaftar di PTN karena memang PKN STAN satu-satunya yang mampu memikat hati ini. Lalu, Aku putuskan untuk bekerja dulu sembari menunggu pendaftaran USM PKN STAN 2016 dibuka. Aku pun menyebar lamaran di beberapa perusahaan. Kurang lebih 1 bulan kerjaanku hanya melamar dan melamar. Sampai akhirnya ada panggilan dari perusahaan Tekstil dan kerja kerasku selama 1 bulan terbayar sudah. Aku diterima di perusahaan Tekstil tersebut. Setiap hari aku mengayuh sepedaku pukul 07.00 untuk menempuh jarak sekitar 7 KM, lelah juga ternyata. Tapi, ini bisa jadi persiapanku untuk menhadapi tes tahap 2 (Kesehatan-Kebugaran) tahun depan, pikirku.

Dan setiap malam aku latihan soal-soal USM PKN STAN. Ketika libur di hari Jum’at aku manfaatkan untuk Try Out sendiri. Aku kerjakan sendiri, diwaktu sendiri, dan dikoreksi sendiri pula. Aku juga ikut TO Online yang diadakan oleh Mahasiswa PKN STAN. Aku tidak pernah lolos ketika TO, sampai akhirnya di TO yang kesekian kali Aku pun lolos, meskipun skorku masih jauh dari target yaitu minimal 350. Aku juga berpikir bahwa ternyata sainganku bukanlah pendaftar yang jumlahnya puluhan hingga ratusan ribu itu. Sainganku hanya satu yaitu diriku sendiri, rasa malaslah yang menjadi musuh nyataku. Sebagian orang mungkin tidak menyadari itu. Tapi, aku sadar betul karena berkaca dari pengalaman kegagalanku di tahun 2015 lalu. Memang pengalaman adalah guru terbaik. Aku tidak mau mengulangi kesalahan yang sama, apalagi tahun 2016 adalah kesempatan terakhirku untuk menaklukkan USM PKN STAN. Selagi ada kesempatan pasti akan ku coba terus karena PKN STAN ini memang patut untuk diperjuangkan.

Kedua Orang tua pun mendukung agar aku bisa kuliah di kampus impian ini. Itulah yang menjadi penyemangatku untuk semakin giat dalam belajar. Restu mereka memang sangat penting. Jadi, apakah tahun lalu aku tidak lolos karena tidak adanya restu dari orang tua? Sama sekali tidak, Aku memang belum menemukan alasan pasti kenapa aku tidak lolos. Tapi Aku yakin cepat atau lambat Allah akan menjawab alasan kenapa aku mendapat kegagalan. Pada bulan Maret pengumuman pendaftaran Mahasiswa baru PKN STAN sudah keluar. Penantian panjang ini akan berakhir juga. Tahun ini berbeda dari tahun-tahun sebelumnya yang biasanya TKD dilaksanakan ketika sudah Wisuda, tapi tahun ini TKD diikutkan menjadi salah satu tahapan USM PKN STAN. Hari pendaftaran pun sudah dimulai, tapi aku belum mendaftar karena tubuhku masih terbaring di puskesmas rawat inap. Aku terkena typus, Aku sempat berpikir apakah aku bisa memuluskan jalanku di kesempatan terakhirku ini. Alhamdulillah setelah 5 hari opname Aku diperbolehkan pulang.

Sehari setelah itu Aku langsung melakukan pendaftaran ulang di portal Kemenpan-RB dan Portal PKN STAN. Aku memilih Kota Semarang seperti tahun lalu karena pertimbangan jarak tedekat dari rumah. Sekitar sehari atau dua hari ketika aku bekerja setelah cuti 5 hari, musibah pun kembali datang, Waktu itu sedang ada pemindahan mesin tenun menggunakan katrol, disaat itu pula Aku dipanggil ke arah mesin tersebut dan jatulah mesin itu menimpa kakiku, aku hanya bisa terdiam kesakitan. Yang aku pikirkan tidak apa aku mendapat beribu musibah karena aku yakin “Sesudah Kesulitan, Ada Kemudahan”. Ayat dari Surat Al-Insyiroh inilah yang aku jadikan pemacu semangat ketika tertimpa kesulitan. Hari H verifikasi Aku bersama 5 orang temanku mengendarai sepeda motor menempuh jarak ratusan kilo meter dan menempuh waktu lebih dari 2 jam. waktu itu verifikasi pemberkasan dilaksanakan di Gedung Keuangan Negara Kota Semarang.

Hari Tes Tahap 1, kali ini aku berangkat dari pekalongan menggunakan kereta api, sampai di sana pukul 8 malam. Aku bersama seorang teman tidur di masjid Universitas Semarang dimana aku akan melaksanakan tes tahap 1. Malam hari aku bangun dan melaksanakan sholat tahajud agar diberi kelancaran keesokkan harinya. Aku hanya minta satu hal agar diberikan yang terbaik mau itu lolos atau tidak aku serahkan sepenuhnya kepada Allah. Keesokan harinya Alhamdulillah soal-soal dapat aku jawab dengan “lahapnya”. TPA aku kerjakan setidaknya 80 Soal dan TBI 30 Soal. Setelah hari tes itu aku hanya bekerja seperti biasa tanpa terlalu memikirkan pengumuman tahap 1. Sekitar tengah malam pada tanggal 25 Mei 2016 pengumuman itu pun keluar tepat di hari ulang tahunku ke-19. Aku buka HP ada satu pesan Facebook yang menucapkan ulang tahun sekaligus memberitahu bahwa kado Ultahku adalah lolos tahap 1.

Aku langsung mendownload pengumuman itu dan Alhamdulillah namaku ada diantara 7576 orang yang dinyatakan lolos tahap 1 dari 112.666 pendaftar. Ini adalah kado istimewa hari ulang tahunku. Setelah itu Aku langsung latihan lari setiap hari, dan musibah kembali datang menimpa. Waktu itu pulang kerja cuaca hujan angin Aku mengayuh sepedaku dengan kencang. Di suatu belokkan aku pun terjatuh celanaku robek, tangan dan kaki berlumuran darah. Mungkin ini kesulitan yang harus menimpaku dulu sebelum akhirnya kebahagiaan menghampiri. Aku tes fisik di GOR Tri Lomba Juang Semarang. Tes dimulai dari cek kesehatan dulu kurang lebih terdiri dari tensi darah, tinggi & berat badan, Mata, buta warna, Parises, THT, gigi. Setelah dinyatakan sehat lanjut tes kebugaran yang terdiri dari lari 12 menit dan Shuttle run. Aku mendapat giliran jam 10. Aku dapat lari 2 KM lebih 60 M dan untuk Shuttle run aku tidak tahu pasti berapa waktunya. Setelah itu aku persiapan TKD.

Alhamdulillah Kebahagiaan menghampiriku lagi, Aku dinyatakan lolos dan berhak ikut Tes TKD. Ketika itu yang lolos tahap dua ada 6.619 peserta itu artinya akan ada ribuan pendaftar yang akan gugur di tahap 3. TKD dilaksanakan di Gedung Keuangan Negara Semarang. Aku berangkat pada hari Rabu, 22 Juni 2016 dengan satu orang teman menggunakan Kereta api, sampai di sana jam 7 Pagi. Waktu itu Aku dapat bagian sesi pertama. Aku kerjakan soal-soal yang ada. Bagian TWK adalah momok yang mengerikan. Skor TKDku di bawah rata-rata hanya 342. setelah tes TKD Aku hanya berdo’a terus agar diberi yang terbaik. Sesuai jadwal pengumuman kelulusan pada tanggal 29 Juni, Tapi ternyata pengumuman diundur sampe tanggal 1 Juli. Hari H pengumuman seperti biasa tengah malam pengumuman sudah keluar lansung aku cari namaku dan ada 1 baris yang jari ini berhenti menscroll. Baris itu tertulis “Misbakhul Ulum, D1 Pajak, Pontianak”.

Alhamdulillah perjuangan ini tidak sia-sia, aku pun telah menemukan jawaban kenapa aku tidak lolos tahun 2015. Karena Allah memberiku waktu untuk menabung karena tahun 2016 aku akan pergi jauh meninggalkan keluarga yang tentunya membutuhkan banyak biaya. Memang benar sesuatu yang baik bagi kita belum tentu baik di mata Allah seperti firman Allah dalam surat Al-Baqarah Ayat 216 yang artinya kurang lebih “Diwajibkan atas kamu berperang, padahal berperang itu adalah sesuatu yang kamu benci. Boleh jadi kamu membenci sesuatu, padahal ia amat baik bagimu, dan boleh jadi (pula) kamu menyukai sesuatu, padahal ia amat buruk bagimu, Allah mengetahui, sedang kamu tidak mengetahui.” Kesimpulannya kita harus selalu berhuznudzon kepada Allah atas segala keputusan-Nya. Mungkin itu saja cerita perjuanganku menaklukkan USM PKN STAN. Terima Kasih kepada kedua orang tuaku yang selalu mendukungku. Kutitipkan rindu ini di tanah rantauan, Negeri Khatulistiwa.

Dapatkan Materi Persiapan USM PKN STAN Lengkap sekarang

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.