» » Peserta USM STAN Hanya Coba-Coba

Peserta USM STAN Hanya Coba-Coba

diterbitkan pada Artikel, Berita Terbaru | 0

Peserta USM STAN Hanya Coba-CobaTak jarang dan tak heran apabila peserta USM STAN dari tahun ke tahun membeludak. Selain dikarenakan kuliah gratis. Para lulusan STAN tak perlu lagi untuk mencari pekerjaan. Ditengah maraknya isu negatif tentang tidak adanya ikatan dinas dari pihak STAN yang memang sengaja dihembuskan oleh pihak-pihak yang ingin mengambil keuntungan dari isu tersebut, para pendaftar masih terlihat antusias untuk mendaftar. Hal ini terlihat dari server STAN yang selalu down disaat pendaftaran online dibuka. Server akan down ketika terlalu banyak pengunjung situs yang melakukan registrasi.

Peserta USM STAN

Sekolah Tinggi Akuntansi Negara sendiri setiap tahun menghabiskan milyaran rupiah untuk merevitalisasi bangunan-bangunan kampus yang sudah tua. Hal ini dimulai dari era kepemimpinan Sri Mulyani yang kala itu menjabat sebagai menteri keuangan. Perombakan infrastruktur ini tentu menjadi pertanda akan pentingnya STAN sebagai lembaga pendidikan pencetak birokrat-birokrat keuangan yang handal.

Perekrutan mahasiswa Sekolah Tinggi Akuntansi Negara tidak pernah ngawur. Dari tahun ke tahun Sekolah Tinggi Akuntansi Negara selalu menjaga kerahasian soal ujian. Hal ini dilakukan demi menjaga kualitas mahasiswa STAN yang nantinya akan bekerja di lingkungan kementerian keuangan. Setiap tahun STAN melakukan tender soal dengan perusahaan swasta. Jadi pihak STAN sendiri tidak tahu menahu seperti apa bentuk soal yang akan diujikan.

Jumlah peserta USM STAN yang selalu membludak setiap tahunnya memang menjadi keunikan tersendiri. Hal ini salah satunya disebabkan oleh sebagian peserta yang mencoba berulang kali. Banyak mahasiswa baru STAN yang bukan dari fresh graduate SMA. Mereka mempunyai background universitas yang bermacam-macam. Ada yang dari UI, ITB, UGM, ITS, dan perguruan tinggi ternama lainnya. Biaya pendaftaran USM STAN yang hanya Rp 200.000,- relatif lebih murah bila dibanding dengan biaya pendaftaran lembaga pendidikan lainnya. Berbagai kemudahan ini sering kali disalahgunakan oleh pendaftar yang sebenarnya tidak mempunyai persiapan yang cukup untuk mengerjakan soal-soal USM STAN.

Kebanyakan peserta yang mengikuti USM STAN telah diterima di universitas sehingga apabila tidak diterimapun bukan suatu masalah bagi mereka. Peserta yang seperti ini sangat banyak jumlahnya. Ada juga peserta USM STAN yang mengikuti tes dimana-mana tanpa melakukan persiapan terlebih dahulu. Orang-orang seperti ini memang hanya coba-coba saja. Dari Try Out yang diselenggarakan setiap tahunnya saja dapat dilihat bahwa kurang lebih hanya 25% saja peserta try out yang sungguh-sungguh mengerjakan soal try out, sisanya hanya iseng-iseng saja.

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.