» » PMB PKN STAN – KISAH SUKSES

PMB PKN STAN – KISAH SUKSES

diterbitkan pada Artikel, Kisah-Kisah Inspiratif | 0

Ini kisah saya ketika mengikuti PMB PKN STAN. Saat kelas tiga sekolah menengah atas adalah masa-masa dimana saya harus bekerja keras untuk memperjuangkan pendidikan saya. Saat masa-masa pendaftaran lewat jalur undangan kelas tiga sekolah menengah atas saya masih belum tahu kemanakah saya akan melanjutkan pendidikan, apakah saya akan melangkah ke bidang pendidikan atau murni. Awalnya saya ingin melanjutkan pendidikan di satistika Universitas Gajah Mada. Namun, menurut saya hal tersebut terlalu susah untuk jalur SNMPTN. Kemudian saya mendaftar jalur SNMPTN dengan pilihan pertama matematika murni Universitas Gajah Mada. Saat itu belum ada niatan untuk ikut PMB PKN STAN.

(Kisah Sukses PMB PKN STAN)

Pada masa pendaftaran-pendaftaran Perguruan Tinggi Negeri itu juga banyak orang-orang yang ingin mendaftar PMB PKN STAN, orang tua saya pun juga tertarik akan hal itu. Kemudian orang tua saya banyak mencari tahu tentang PMB PKN STAN. Kebetulan kerabat dekat saya adalah alumni Stan Jakarta, deliau bercerita bahwa setelah bersekolah para mahasiswanya akan dikirim langsung untuk bekerja lansung di bawah kementrian keuangan negara Republik Indonesia. Beliau juga bercerita bahwa banyak orang yang berminat bersekolah di STAN sehingga persaingannnya juga ketat , tapi dia berpesan untuk lolos masuk STAN harus dibarengi dengan belajar rajinn dan doa yang kuat. Beliau juga bercerita banyak dari teman-temannya yang telah mencapai kesuksesan setelah bersekolah di STAN. Orang tua saya pun menyarankan saya untuk mendaftarkan diri sebagai maba di STAN.

Awalnya saya tidak setuju dengan saran orang tua saya untuk mendaftar PMB PKN STAN karena saya pada waktu itu juga ingin mendaftar di sekolah kedinasan lain yaitu STIS. Namun saat awal-awal pendaftaran STIS, ternyata masih ada keraguan di hati saya. Karena pertama, daya tampung STIS lebih sedikit dari STAN. Kedua, materi yang diujikan katanya lebih susah STIS daripada STAN. Ketiga, orang tua saya kurang menyetujuinya.Kemudian saya kembali mendiskusikan hal tersebut kepada orang tua saya. Orang tua saya saat itu kukuh pada pendirian mereka untuk meminta saya untuk mendaftarkan diri sebagai maba di STAN dengan memberikan beberapa alasan.

Kemudian saya berkonsultasi ke bimbel saya, dan konsultan bimbel saya juga mengatakan hal demikian dan menyarankan saya untuk memilih pajak sebagai pilihan utamanya. Setelah menerima saran dari berbagi sumber saya mulai mempertimbangkan untuk mendaftar PMB PKN STAN, dan kemudian saya memantapkan diri untuk mendaftar PMB PKN STAN. Orang tua saya pun menyambut bahagia keputusan saya.

Saat pendaftran PMB PKN STAN dimulai saya mengisi formulir dengan sangat hati-hati dan memilih prodi D3 Pajak sebagai tujuan utama dan dilanjutkan dengan pilihan yang lain sampai delapan pilihan. Awalnya saya ingin masuk STAN dengan belajar tes-tes USM STAN tanpa didampingi seorang tentor. Namun, mendengar bahwa teman saya yang bernama Whildan mengikuti bimbel khusus STAN saya pun tertarik akan hal itu. Kemudian saya mendaftar di bimbel khusus STAN tepat setelah UN selesai.

UN berakhir tepat satu bulan sebelum tes PMB PKN STAN. Satu bulan itu saya disibukkan dengan kegiatan belajar di bimbel STAN setiap harinya dari siang sampai sore. Selain belajar di bimbel STAN saya juga belajar materi-materi PMB PKN STAN di rumah sebagai tambahan. Orang tua saya selalu mengingatkan saya untuk selau berdoa kepada Tuhan Yang Maha Esa agar selalu diberi kemudahan dan ridho-Nya di setiap jalan yang saya tempuh. Saat itu saya benar-benar memanfaatkan waktu yang ada untuk belajar materi-materi PMB PKN STAN dan selalu mengikuti tryout rutin di bimbel saya yang diadakan setiap hari Jumat. Pada saat pengumuman hasil tryou rutin saya sangat bersyukur nilai saya selalu meningkat dari minggu ke minggu. Orang tua saya pun juga meminta saya untuk selalu melaporkan hasil tryout rutin untuk memantau kesiapan saya menghadapi PMB PKN STAN 2016.

Saat PMB PKN STAN 2016 tiba saya benar-benar gugup, namun orang tua saya selalu memberikan semangat kepada saya untuk menghadapinya dengan tenang. Saat ujian PMB PKN STAN saya satu kelas dengan dua teman saya, mereka pun tampatk semangat menghadapi ujian tahap pertama itu. Sebelum mengerjakan soal saya berdoa terlebih dahulu agar mendapat restu dari Tuhan Yang Maha Esa. Kemudian saya mengerjakan tes tersebut dengan rasa percaya diri. Setelah selesai tes tahap pertama saya merasa lega, saya pun segera pulang ke rumah dan tidak membahas tentang soal-soal yang kerjakan saat tes.

KISAH SUKSES PMB PKN STAN

Saat hari-hari menunggu pengumuman hasil PMB PKN STAN 2016 saya mengisi hari-hari saya dengan berlatih untuk berlari 12 menit, walaupun saat itu saya belum tahu apakah saya lolos atau tidak. Tapi, saat itu saya punya keyakinan kuat bisa lolos tes PMB PKN STAN tahap satu. Saat pengumuman tes tahan pertama Politeknik Keuangan Negara STAN 2016 saya merasa gugup, saya selalu memantau perkembangan informasi tentang hasil PMB PKN STAN bersama-sama lewat grup percakapan di media sosial. Saat itu pengumuman tes tahap pertama diumumkan pada waktu tengah malam. Pada waktu saya merasa sangat gugup untuk membukanya, kemudian saya mencari nama saya dan saya sangat bersyukur saya lolos tes tahap pertama Politeknik Keuangan Negara STAN.

Untuk mempersiapkan tes kesehatan dan kebugaran PMB PKN STAN 2016, bimbel saya mengadakan latihan khusus yang bertempat di GSP Univesitas Gajah Mada. Dari mulai jam sembilan pagi sampai jam dua belas siang saya dan teman-teman saya berlatih berlari dua belas menit tanpa berhenti dan berlatih shuttle run kurang dari dua puluh detik. Selama sisa waktu yang ada setiap hari saya dan teman-teman saya selalu berlatih dengan seorang tentor yang dengan sabar melatih kita dengan memberikan berbagai tips untuk menghadapinya.

Saat tes kesehatan dan kebugaran PMB PKN STAN 2016 tiba, saya sampai di lokasi PMB PKN STAN pukul 05.30 WIB dan mendapatkan nomor antrian 281. Saat itu sebelum memulai tes kesehatan dan kebugaran, saya dan teman-teman yang lain menjalani pemeriksaan kesehatan terlebih dahulu. Setelah pemeriksaan kesehatan selesai saya memulai tes lari saya pukul 09.30 WIB, meskipun saat itu udara sangat panas semangat saya tidak pudar untuk menjalaninya tes lari tersebut. Setelah tes selesai saya dapat menyelesaikan lima putaran 300 meter lebih 200 meter dan untuk shuttle run saya tidak tahu berapa caatatan waktu saya.

Sambil menunggu hasil tes kesehatan dan kebugaran PMB PKN STAN keluar, saya menghabiskan waktu saya dengan mempersiapkan tes kemampuan dasar, walaupun saya belum tahu hasil tes kesehatan dan kebugaran tapi setidaknya belajar tentang wawasan kenegaraan. Hari-hari saya sibukkan dengan bimbel TKD, di bimbel tes kemampuan dasar saya mendapatkan tips-tips mengerjakan tes kemampuan dasar dan tryout rutin untuk melihat kesiapan siswa. Selain belajar di bimbel saya juga membeli buku-buku yang memuat materi tes kemampuan dasar, mulai dari isi Undang-Undang Dasar 1945, NKRI, Pancasila, dan lain-lain. Di sela-sela waktu kosong saya, saya selalu diingatkan orang tua untuk sambil membaca buku materi agar saya tidak membuang-buang waktu yang ada. Saat itu saya sempat bertengkar dengan orang tua saya karena saya selalu diingatkan untuk belajar, namun saya mengerti itu semua untuk kebaikan diri saya sendiri.

Saat pengumuman PMB PKN STAN 2016 tahap kedua jantung saya berdetak lebih kencang dari pengumuman PMB PKN STAN tahap sebelumnya karena hasilnya diumumkan lebih awal. Dan ketika saya mencari nama saya, nama saya terdapat di pengumuman. Saya sangat bahagia akan hasil ter tersebut. Setelah itu saya semakin semangat untuk belajar tes kemampuan dasar. Saya belajar tes kemampuan dasar lewat berbagai buku pengetahuan umum dan untuk tambahan saya mengikuti tambahan les khusus tes kemampuan dasar PMB PKN STAN.

Sebenarnya saya sedikit tidak enak kepada orang tua saya karena biaya les yang cukup mahal dan hanya satu minggu saja masa lesnya. Namun saya berusaha untuk memanfaatkan waktu yang ada untuk sebisa mungkin belajar banyak. Saya juga banyak mengunduh materi-materi tes kemampuan dasar. Di tempat bimbingan belajar saya juga diadakan try out rutin tes kemampuan dasar  untuk mengetahui kemapuan kita dalam mengerjakan soal-soal tes kemampuan dasar PMB PKN STAN. Orang tua saya juga membelikan buku-buku tambahan untuk menambah wawasan dalam ilmu pengetahuan umum.

Saat tes kemampuan dasar PMB PKN STAN 2016 berlangsung waktu itu adalah bulan puasa sehingga saya sedang berpuasa, namun hal tersebut tidak mengurangi semangat saya untuk mengikuti tes kemampuan dasar. Saat memulai tes saya sangat terkejut, karena saya mendapatkan bab-bab yang menurut saya sulit dan jauh dari harapan materi-materi yang saya kira akan keluar. Saat itu saya sangat khawatir, namun saya tetap mengerjakan soal-soal tes kemampuan dasar semaksimal mungkin. Dan saat hasil tesnya keluar saya hanya mendapat score total 349. Dalm perjalanan pulang saya sangat sedih, walaupun saya melampaui nilai mati tapi sore saya rendah. Saya sempat putus harapan, tapi orang tua saya selalu memberikan semangat agar saya selau berdoa kepada Tuhan Yang Maha Esa kesempatan.

Saat pengumuman tes PMB PKN STAN terakhir saya merasa khawatir dan selalu berharap. Banyak pengunduran pengumuman saat itu, dari tanggal 29 Juli, kemudian tanggal 1 Juni setelah itu saya tunggu-tunggu ternyata tanggal 2 Juni pukul 00.15 WIB, hal itu yang menambah rasa khawatir saya. Namun, setelah pengumuman keluar dan saya mencari nama saya, saya sedikit takut saat itu, takut bila sudah sejauh ini tapi tidak diterima. Alhamdulillah saya diterima menjadi maba di PKN STAN, saya melihat nama saya terdapat pada lembar pengumuman, saya diterima di D1 pajak dan tempat pendidikan di Pontianak, Kalimantan Barat.

Hal tersebut membuat orang tua saya sangat gembira dan terharu akan berkah yang Tuhan berikan kepada saya dan keluarga. Begitu pun juga dengan orang-orang terdekat keluarga saya yang ikut senang akan keberhasilan saya. Yang paling saya syukuri adalah perjuangan saya selama ini tidak sia-sia dan uang orang tuaku yang telah banyak digunakan untuk membiayai saya khusus untuk masuk PKN STAN. Terlebih lagi aku sangat berterima kaih kepada Tuhan Yang Maha Esa atas berkah yang Dia limpahkan kepada saya.

**

Cek di Instagram @bimbelbebas karena Banyak banget info terbaru dan tips n trik tentang PKN STAN loh! Tersedia juga program bimbel lengkap dan terjangkau. Go follow @bimbelbebas sekarang juga!

https://www.instagram.com/bimbelbebas/

Buat kamu yang BELUM gabung di grup pejuang STAN, yuk join di sini :

https://bimbelbebas.com/join/

Kamu bisa saling berbagi informasi dengan teman seperjuanganmu dari berbagai daerah. Juga ada informasi seputar STAN dan  link tryout yang akan diberikan setiap minggunya. Jangan sampai ketinggalan ya 🙂

Leave a Reply