» » Perjuangan Panjang Menuju Kampus PKN STAN

Perjuangan Panjang Menuju Kampus PKN STAN

Pada 1 tahun yang lalu saya merasa sangat menyesal dengan diri saya karena tidak mau sungguh-sungguh dalam belajar menghadapi USM STAN yang merupakan sekolah kedinasan gratis, terlena karena sudah masuk di UGM. Tepat setelah pengumuman tersebut, saya membulatkan tekad untuk mencoba tahun berikutnya. Sambil menunggu test tahun depan, saya tetap berusaha mengikuti perkuliahan di UGM. Setelah mengikuti perkuliahan, saya merasa bidang yang saya pelajari sekarang tidak sesuai dengan minat dan bakat saya. Semakin lama kuliah saya semakin merasa yakin bahwa saya harus belajar giat untuk USM dan meninggalkan kuliah saya.

Saya berusaha rutin belajar soal-soal dan materi USM sekolah kedinasan gratis. Karena kurang puas belajar sendiri, saya mencari-cari informasi bimbel STAN di Yogyakarta. Kemudian saat pendaftaran sekolah kedinasan gratis (salah satunya PKN STAN) sudah dibuka saya mencoba mendiskusikannya kepada orang tua saya. Akhirnya oleh orang tua saya diizinkan. Saat verifikasi berkas pun tiba, saya merasa sudah membawa berkas-berkas dengan lengkap. Tetapi sesampainya di BDK Yogyakarta saya baru sadar bahwa Ijazah asli harus dibawa, BPU nya juga harus dicetak 2 kali. Saya langsung panik dan pulang ke kost untuk mengambil Ijazah dan mencetak BPU lagi. Dari kost ke BDK kurang lebih perjalanan 20 menit. Saya keringat dingin takut nomor antrian saya sudah disebut. Sesampainya di kost saya panik karena Ijazah asli saya terselip, dan saya menghambur semua isi lemari saya kemudian Ijazahnya akhirnya ketemu. Waktu itu saya bolos kuliah, padahal ada tugas praktik di laboratorium. Setelah verifikasi berkas, saya langsung ke kampus untuk masuk matkul lainnya.

H-7 USM saya selalu duduk paling belakang saat jam kuliah untuk latihan-latihan soal USM. Banyak teman yang menegur, tapi ada juga yang memberi semangat. Semakin dekat USM, saya semakin sering berkomunikasi dengan orang tua saya untuk memberikan doa yang terbaik untuk saya. Setiap malam saya berdo’a dan sholat hajat agar bisa diberikan kelulusan yang barokah. Akhirnya, USM yang dinantikan hampir 1 tahun pun tiba. Saya berusaha mengintrospeksi diri saya dengan menambah keperayaan diri saya, mengurangi rasa gugup, selalu berdo’a dan minta restu dari orang tua. Saya sangat menikmati USM waktu itu tidak seperti tahun kemarin. Setelah USM tersebut ada rasa plong dan khawatir. Meras ingin cepat-cepat diumumkan kelulusannya.

Selama menunggu pengumuman, saya rutin dalam berdo’a, ibadah, minta do’a restu terus kepada orang tua. Waktu yang mendebarkan pun tiba, yaitu pengumuman tes tahap 1. Saya merasa gelisah 1 hari sebelum pengumuman, pasrah kepada Alloh SWT. Sepanjang malam saya tidak bisa tidur, berusaha untuk tetap tenang dan optimis. Sesekali membuka HP melihat pengumuman, tetapi web nya eror terus. Pada akhirnya saya tertidur dan bangun untuk sholat subuh. Kemudian mencoba membuka web nya tapi tetap tidak bisa. Sementara itu, ada teman les yang mengirim screen shot nama-nama yang tes tahap 1. Saya pun melihatnya sembari gemetar tangan dan kaki, jantung berdebar-debar. Ternyata, saya lolos kemudian saya langsung menelpon orang tua saya sambil meneteskan air mata bahagia. Teman-teman kost dan kuliah pun memberi selamat.

Setelah pengumuman kelulusan, saya berusaha sesering mungkin untuk latihan fisik. Setiap pagi dan sore saya lari sendirian, mengatu pola makan dan minum susu setiap hari. Karena keseringan latihan sampai-sampai saya jatuh sakit, tensi darah saya turun, saya terpaksa tidak ikut latihan terakhir dengan teman-teman bimbel. Saya kemudian minta dukungan keluarga, makan makanan penambah darah, rutin kontrol tensi darah. Tensi darah yang normal penting, karena syarat untuk ikut tes fisik adalah tensi darah harus normal. Saat H-2 tes fisik, saya berusaha untuk latihan sewajarnya, istirahat yang cukup, dan tidak terlalu memikirkan tugas kuliah

Akhirnya tes fisik pun tiba. Setelah mengantri untuk masuk dan mengambil no antrian. Tes lari 12 menit pun dimulai, saya berusaha untuk berlari dengan kecepatan konstan target minimal 5 putaran dalam 12 menit. Saat saya hitung sudah ada 5 putaran, belum ada aba-aba sisa waktu,  saya tetap berlari sampai putaran ke-6. Sesaat setelah melewati garis start panitia memberi aba-aba waktu kurang 2 menit, mendengar itu saya langsung berlari sekencang-kencangnya dan saat melewati garis start panitia meniupkan peluit panjang tanda waktu telah habis. Setelah itu, kami istirahat sebentar kemudian lanjut shuttle run. Dari tes fisik tersebut saya cukup puas dan optimis.Pada pengumuman kelulusan tahap 2 saya juga tidak bisa membuka web, tapi dikirimkan screen shot dari teman yang sudah kuliah di stan saat itu.

Pada H-1 sebelum TKD saya begadang untuk menyelesaikan membaca dan menghafal materi yang berisi sekitar 50 halaman serta menyelesaikan soal-soal. Karena kelelahan dan kurang tidur, saat tes tahap 3 itu mata saya bintitan dan muka pun pucat, ditambah lagi ruangannya dingin. Saya pun mengerjakannya dengan semaksimal mungkin, akan tetapi soal TKD dengan materi yang saya pelajari tidak sinkron. Saya sudah benar-benar sudah capek untuk berfikir sehingga saya langsung tekan tombol selesai dan alhamdulillah lulus passing grade.

Kebanggan Menjadi Mahasiswa PKN STAN Sekolah Kedinasan Gratis

Semua saudara-saudara bertanya tentang hasil  pengumuman  final. Tapi apa daya pengumuman di undur. Berusaha tenang, dan tidak emosi saat menungu pengumuman final. Saya sudah pasrah dengan apa yang akan terjadi nanti. Jam 24.00 WIB saya mencari HP, akan tetapi pengumuman belum diupload. Setelah itu, saya pasrah dan menyerah untuk membuka pengumuman dan berencana membukanya esok. Setelah web sudah bisa dibuka dan saya sudah melihat nama saya tercantum, saya langsung sujud syukur dan mencium tangan ayah dan ibu saya. Tentu saja menjadi suatu kebanggaan untuk bisa menjadi mahasiswa PKN STAN apalagi itu merupakan sekolah kedinasan gratis. Saya juga sangat berterima kasih dengan semua orang yang mendukungku. Kerja keras tidak akan mengkhianati hasil percayalah.**

Cek di Instagram @bimbelbebas karena Banyak banget info terbaru dan tips n trick tentang PKN STAN loh! Tersedia juga program bimbel lengkap dan terjangkau. Go follow @bimbelbebas sekarang juga!

https://www.instagram.com/bimbelbebas/

Buat kamu yang BELUM gabung di grup pejuang STAN, yuk join di sini

https://bimbelbebas.com/join/

Kamu bisa saling berbagi informasi dengan teman seperjuanganmu dari berbagai daerah. Juga ada informasi seputar STAN dan  link tryout yang akan diberikan setiap minggunya. Jangan sampai ketinggalan ya 🙂

Ikut Try Out

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.